Indonesia dan Singapura Sepakat Selat Malaka Tetap Jadi Jalur Pelayaran Terbuka

Selasa, 07 Jul 2026, 09:22 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong dalam sesi Leaders' Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7), sepakat Selat Malaka dan Selat Singapura tetap menjadi jalur pelayaran yang terbuka sebagaimana diatur dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS).

Jalur pelayaran dan perdagangan di Selat Malaka turut menjadi salah satu pembahasan dalam Leaders' Retreat Indonesia-Singapura tahun ini, selain masalah lain salah satunya terkait dinamika di kawasan Timur Tengah.

Ket. Foto: Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya pada pernyataan pers bersama pada Leader’s Retreat dengan PM Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 6 Juli 2026. — Sumber: BPMI Setpres

"Kami berdiskusi mengenai perkembangan di Timur Tengah dan dampaknya terhadap Singapura khususnya terhadap Selat Malaka. Singapura dan Indonesia, sebagai negara-negara pesisir (littoral states) punya kepentingan strategis yang sama (menjaga Selat Malaka, red.)," kata PM Wong saat menyampaikan pernyataan bersama (joint press statement) bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

PM Wong melanjutkan Indonesia dan Singapura sama-sama berkepentingan untuk menegakkan aturan kebebasan berlayar dan bernavigasi serta untuk memastikan jalur perdagangan di laut tetap terbuka sebagaimana yang diatur dalam ketentuan UNCLOS.

"Jadi, kami, Presiden Prabowo dan saya sepakat untuk melakukan bagian yang masing-masing, bersama-sama dengan negara-negara littoral states lainnya untuk memastikan Selat Malaka dan Selat Singapura tetap aman, terbuka, dan dapat digunakan oleh semua pihak," ujar PM Wong.

Dalam sesi jumpa pers yang sama, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga Selat Malaka sebagai jalur pelayaran yang aman dan terbuka untuk semua.

"Kita kembali menegaskan sikap Indonesia dan Singapura mengenai Selat Malaka. Indonesia dan Singapura adalah negara yang berbatasan langsung di Selat Malaka. Kita berkepentingan untuk menjaga Selat Malaka sebagai jalur pelayaran yang bebas bagi semua pihak," kata Presiden Prabowo.

Prabowo melanjutkan ancaman saat ini yang dihadapi oleh dua negara untuk menjaga Selat Malaka tidak hanya berkaitan dengan urusan keamanan dan pertahanan seperti perompakan atau kecelakaan laut, tetapi juga pencemaran. Oleh karena itu, kerja sama yang erat antara Indonesia dan Singapura dibutuhkan untuk mengatasi ancaman-ancaman tersebut.

"Kita akan terus berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand untuk memastikan, sesuai dengan UNCLOS 1982, bahwa Selat Malaka akan selalu terbuka bagi semua, aman, dan dapat diakses oleh siapa pun yang memerlukan akses. Saya kira itu adalah ketegasan kita, dan saya yakinkan kepada kawan-kawan di Singapura," kata Presiden Prabowo.

  • RI-Singapura

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.