• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Indosat Perpanjang Masa Ja...

Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Percepat Transformasi AI untuk Dorong Pertumbuhan Digital Indonesia

Selasa, 07 Jul 2026, 17:23 WIB

JAKARTA — PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) mempertegas arah transformasi perusahaan menuju perusahaan teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI TechCo) dengan memperpanjang masa jabatan Vikram Sinha sebagai President Director and Chief Executive Officer selama lima tahun ke depan. Keputusan tersebut akan diformalkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) mendatang.

Perpanjangan masa jabatan itu diumumkan pada Senin (6/7) dan menjadi bentuk kepercayaan Dewan Komisaris terhadap kepemimpinan Vikram Sinha dalam membawa perusahaan menjalankan transformasi sejak merger Indosat dan Hutchison 3 Indonesia pada 2022. Dewan menilai kepemimpinannya berhasil memperkuat fondasi bisnis sekaligus mengarahkan perusahaan memasuki fase baru transformasi berbasis kecerdasan artifisial melalui strategi AI North Star.

Ket. Foto: Vikram Sinha ditunjuk sebagai President Director and Chief Executive Officer untuk lima tahun ke depan oleh Dewan Komisaris Indosat. Hal ini disebut sebagai bentuk kepercayaan terhadap kepemimpinan dalam melanjutkan trasnformasi perusahaan dan implementasi strategi AI North Star. — Sumber: Indosat

President Commissioner Indosat Ooredoo Hutchison, Nezar Patria, mengatakan perusahaan telah menunjukkan bahwa visi yang jelas, eksekusi yang disiplin, dan kepemimpinan yang konsisten mampu menciptakan pertumbuhan nilai yang berkelanjutan.

"Indosat telah membuktikan bahwa visi yang jelas, eksekusi yang disiplin, dan kepemimpinan yang konsisten akan menghasilkan nilai yang terus bertumbuh dari waktu ke waktu. Memasuki babak transformasi berikutnya, dengan fokus memperluas sovereign AI dan mewujudkan ambisi EBITDA Perseroan, Dewan Komisaris terus menaruh kepercayaan kepada kepemimpinan Vikram Sinha," ujar Nezar melalui siaran pers pada hari Selasa (7/7).

Selain memperpanjang masa jabatan Vikram Sinha, Dewan Komisaris juga menyatakan dukungannya terhadap target perusahaan untuk menggandakan EBITDA sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Fokus pada Transformasi Berbasis AI

Memasuki tahap transformasi berikutnya, Indosat menempatkan kecerdasan artifisial sebagai inti pengembangan bisnis. Strategi AI North Star diarahkan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, membangun ekosistem sovereign AI Indonesia, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan masyarakat.

Saat ini, teknologi AI telah diterapkan pada berbagai lini operasional perusahaan, mulai dari optimalisasi jaringan, peningkatan efisiensi operasional, hingga pengelolaan investasi dan pengalaman pelanggan.

Melalui teknologi AI-powered hyper-personalization, Indosat menghadirkan layanan yang lebih personal dengan menyesuaikan kebutuhan setiap pelanggan secara lebih relevan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan loyalitas pelanggan sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital.

Bangun Infrastruktur Kecerdasan Buatan Nasional

Di luar bisnis telekomunikasi, Indosat juga mempercepat transformasinya menjadi perusahaan teknologi AI melalui pengembangan berbagai lini bisnis baru yang mencakup sovereign AI, layanan cloud, keamanan siber, hingga digitalisasi perusahaan.

Perusahaan mengembangkan sejumlah platform seperti Sahabat-AI, NeoCloud, serta layanan GPU Cloud yang didukung kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi global, termasuk NVIDIA.

Indosat juga tengah membangun distributed AI Grid, sebuah jaringan komputasi AI yang memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi nasional dan pusat data perusahaan. Infrastruktur tersebut dirancang agar kapasitas komputasi AI dapat diakses lebih dekat oleh pengembang aplikasi, pelaku usaha, lembaga pemerintah, institusi pendidikan, hingga masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan digital nasional melalui penyediaan infrastruktur AI yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan di dalam negeri.

Hadirkan AI yang Lebih Relevan bagi Indonesia

Indosat menyebut transformasi AI yang dijalankan mulai memberikan dampak nyata melalui berbagai layanan yang telah diluncurkan.

Salah satunya adalah Sahabat-AI, platform AI terbuka yang dirancang agar lebih memahami bahasa dan budaya Indonesia sehingga mampu menghasilkan layanan kecerdasan artifisial yang lebih sesuai dengan kebutuhan lokal.

Di sisi keamanan digital, perusahaan juga mengembangkan fitur AI-powered Anti-Spam dan Scam yang mampu mendeteksi indikasi penipuan melalui layanan SMS maupun panggilan suara dengan tingkat akurasi lebih dari 90 persen. Teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan pelanggan dari berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang.

Selain pengembangan teknologi, Indosat memperluas kolaborasi dengan sektor publik maupun swasta dalam pengembangan talenta digital, peningkatan literasi AI, serta penguatan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, perusahaan menargetkan lahirnya lebih banyak tenaga kerja digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis AI di Indonesia.

Ke depan, Indosat menegaskan akan terus menghadirkan teknologi kecerdasan artifisial yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, sejalan dengan strategi AI North Star dan semangat perusahaan #LebihBaik dalam mempercepat transformasi digital nasional.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.