Berkebun hingga Mengompos dari Rumah, Cara Sederhana Wujudkan Gaya Hidup Berkelanjutan
Selasa, 07 Jul 2026, 19:15 WIBJAKARTA â Berkebun di rumah kini tidak lagi sekadar menjadi hobi untuk mengisi waktu luang. Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan, ketahanan pangan keluarga, serta kepedulian terhadap lingkungan, aktivitas menanam sayuran hingga mengolah limbah organik menjadi kompos semakin dipandang sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan.
Tren tersebut mendorong berbagai perusahaan menghadirkan solusi yang memudahkan masyarakat untuk mulai berkebun, bahkan di lahan yang terbatas. Salah satunya dilakukan oleh Azko yang memperkuat ekosistem produk gardening untuk mendukung masyarakat menanam, memanen, hingga mengelola kembali limbah organik langsung dari rumah.
Dengan memanfaatkan halaman, teras, balkon, atau sudut kecil rumah, masyarakat kini dapat menanam berbagai kebutuhan dapur seperti cabai, tomat, bayam, seledri, maupun tanaman herbal. Selain menghasilkan bahan pangan segar, kegiatan tersebut juga dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau.
Meningkatnya minat terhadap berkebun rumahan juga didukung oleh berbagai penelitian ilmiah. Sebuah systematic review yang dipublikasikan dalam jurnal Discover Sustainability pada 2025 menyebutkan bahwa praktik berkebun di rumah berkontribusi terhadap peningkatan ketahanan pangan, mendukung keberlanjutan lingkungan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Temuan serupa juga dipublikasikan dalam jurnal Discover Public Health pada tahun yang sama. Kajian tersebut menunjukkan bahwa berkebun tidak hanya memberikan manfaat ekonomi melalui hasil panen, tetapi juga mampu meningkatkan aktivitas fisik, mengurangi tingkat stres, serta memperbaiki kesehatan mental karena memberikan kesempatan bagi seseorang untuk berinteraksi lebih dekat dengan alam.
Head of Corporate Communications & Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Melinda Pudjo, mengatakan rumah dapat menjadi titik awal lahirnya berbagai perubahan positif bagi lingkungan apabila masyarakat mulai menerapkan kebiasaan sederhana seperti berkebun dan mengelola limbah organik.
"Kami melihat rumah sebagai titik awal lahirnya berbagai perubahan positif. Karena itu, Azko berkomitmen membangun ekosistem gardening yang dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan lebih banyak kebaikan di rumah, mulai dari menanam, merawat, hingga mengelola kembali sumber daya yang ada di sekitar. Bagi kami, inisiatif ini bukan sekadar menghadirkan rangkaian produk, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih lestari bagi generasi mendatang," ujar Melinda dalam keterangannya, Senin (7/7).
Untuk mendukung aktivitas tersebut, AZKO menghadirkan berbagai kebutuhan berkebun, mulai dari benih sayuran seperti cabai, tomat, dan seledri hingga perlengkapan berkebun yang dirancang memudahkan proses penanaman.
Salah satunya adalah Yardsmith Set Peralatan Berkebun yang berisi berbagai perlengkapan esensial, seperti sekop tanam, garpu taman, cultivator, transplanter, cangkul mini, garu, gunting pangkas, sarung tangan, hingga alas berlutut. Peralatan tersebut mendukung seluruh tahapan berkebun, mulai dari menyiapkan media tanam hingga melakukan perawatan tanaman.
Perawatan tanaman juga menjadi aspek penting agar hasil panen optimal. Untuk membantu menjaga kelembapan media tanam, Azko menghadirkan Soleil Nordic Pot Tanaman Self-Watering yang dilengkapi sistem penyimpanan air sehingga frekuensi penyiraman dapat dikurangi.
Sementara itu, Krisbow Set Alat Penyiraman memungkinkan distribusi air lebih merata dengan debit yang dapat disesuaikan sesuai kebutuhan tanaman. Untuk pengguna yang menginginkan sistem penyiraman otomatis, tersedia Krisbow Keran Air dengan Timer Digital yang dapat mengatur jadwal, durasi, dan frekuensi penyiraman secara otomatis.
Selain itu, perawatan kebun juga didukung penggunaan mesin berbasis listrik dan baterai isi ulang, seperti Maxbuilt Mesin Pemotong Rumput Cordless dan Krisbow Mesin Pemotong Rumput. Dibandingkan mesin berbahan bakar, perangkat tersebut menghasilkan suara yang lebih senyap, praktis digunakan, serta menghasilkan emisi yang lebih rendah sehingga dinilai lebih ramah terhadap lingkungan.
Azko juga melihat semakin besarnya minat masyarakat terhadap konsep urban gardening yang memungkinkan kegiatan bercocok tanam dilakukan meski memiliki lahan terbatas. Melalui berbagai solusi hidroponik, masyarakat dapat membudidayakan sayuran daun, cabai, buah, maupun tanaman herbal di balkon, teras, maupun area sempit lainnya.
Produk seperti Soleil Indoor Hydroponic Planter menawarkan sistem penyiraman otomatis untuk menjaga kelembapan tanaman, sementara media tanam Rockwool membantu pertumbuhan akar melalui daya serap air yang tinggi.
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman, tersedia pula pupuk hidroponik yang mengandung unsur hara makro dan mikro sehingga tanaman tetap dapat tumbuh optimal meski ditanam pada ruang yang terbatas.
Tidak hanya berfokus pada proses menanam hingga panen, konsep berkebun berkelanjutan juga mencakup pengelolaan limbah organik rumah tangga. Menurut Azko, sisa sayuran, kulit buah, maupun limbah dapur dapat diolah kembali menjadi kompos sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan sampah.
Melalui Klaz Terra Smart Composter, limbah organik rumah tangga dapat diproses menjadi pre-kompos yang selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai kompos untuk menyuburkan tanaman. Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan siklus tertutup, di mana limbah rumah tangga kembali menjadi sumber nutrisi bagi tanaman yang ditanam sendiri.
Melinda menilai perubahan menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan tidak harus dimulai dari langkah besar. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti merawat satu pot tanaman di rumah dapat menjadi awal terbentuknya kesadaran yang lebih luas terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
"Pada akhirnya, perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil di rumah. Dari satu pot tanaman yang dirawat setiap hari, setiap keluarga dapat berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih hijau sekaligus membangun kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan bertanggung jawab," katanya.
- Lingkungan
- Hidroponik
- Kompos
- Limbah Organik
- Pertanian Perkotaan
- sustainability
- Azko
- ketahanan pangan
- Gaya Hidup Berkelanjutan
- Pengomposan
- Tanaman Sayur
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Habitare Rasuna Jakarta Hadirkan Kuliner Khas Betawi Sambut HUT ke-499 Jakarta, Menu Mulai Rp50 Ribu
-
Aramco: Krisis Pasar Minyak Global Bisa Berlangsung hingga 2027
-
Bayer Ekspor Perdana 30 Ton Benih Jagung Bioteknologi ke Vietnam
-
Sidang Isbat Penentuan Awal Zulhijah 1447 Hijriah Digelar 17 Mei 2026
-
Tur Eropa: Kaisar Naruhito Bakal Kunjungi Belanda-Belgia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.