Tingkatkan Daya Tarik Digital, UPNVJ dan BINUS Terapkan Framework RACE di Sawah Pulo Farm
Minggu, 05 Jul 2026, 09:07 WIBJAKARTA - Sebagai upaya memperkuat daya saing sektor wisatal okal, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta (UPNVJ) bersama Universitas Bina Nusantara (BINUS) memberikan pendampingan penerapan framework RACE (Reach, Act, Convert, dan Engage) di Desa Wisata Sawah Pulo Farm, Kabupaten Bogor, pada 25â27 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat yang didukung oleh Direktorat Penelitiandan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek. Fokus utama program ini adalah mentransformasi strategi pemasaran digital desa wisata agar lebih profesional, efektif, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Tim pelaksana yang dipimpin oleh Zatin Niqotaini, S.Tr.Kom., M.Kom dari UPNVJ, bersama Widayani Wahyuningtyas (UPNVJ) dan Abdul Aziz, S.Sn., M.Med.Kom (BINUS University), memaparkan pentingnya pendekatan RACE dalam mengelola bisnis wisata.
"Penerapan framework RACE bukan hanya tentang promosi, tetapi tentang membangun kesadaran (awareness), meningkatkan interaksi, mendorong kunjungan, hingga mempertahankan loyalitas pengunjung melalui platform digital," ujar Zatin dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini mencakup pelatihan pengelolaan website sebagai media promosi utama. Pengelola desa wisata dibimbing untuk menyajikan informasi destinasi, paket wisata, hingga sistem reservasi yang ramah pengguna.
Tidak hanya aspek digital, tim juga melakukan pendampingan penataan tata ruang dan layout kawasan untuk menciptakan spot foto strategis serta area edukasi yang lebih nyaman bagi wisatawan.
Keberlanjutan program turut diperkuat dengan pelatihan manajemen keuangan sederhana. Pengelola diajak untuk lebih disiplin dalam mencatat arus pendapatan usaha wisata guna menjamin keberlangsungan operasional destinasi di masa depan.
Melalui sinergi antara akademisi dan masyarakat ini, Sawah Pulo Farm diharapkan dapat bertransformasi menjadi desa wisata berbasis digital yang mandiri, berdaya saing, serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar
- Desa Wisata
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 sebagai Penggerak Ekonomi
-
Kopi Lanny Jaya Siap Guncang Pasar Nasional, Intip Fasilitas Canggih dari PLN yang Bikin Petani Untung Besar
-
Konflik Timur Tengah dapat Picu Ambisi Energi Nuklir di Asia Tenggara
-
SPBU Lintau Tanah Datar Dipadati Antrean Kendaraan untuk Isi BBM
-
Indonesia Versus Bulgaria Menjadi Ujian Sesungguhnya John Herdman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.