ITPLN Jadi Kampus dengan Kuota Terbanyak di Beasiswa APERTI BUMN 2026.

Kamis, 02 Jul 2026, 16:06 WIB

Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara (APERTI BUMN) resmi menganugerahkan Beasiswa APERTI BUMN 2026 kepada 312 mahasiswa terpilih dari total 10.244 pendaftar yang mengikuti seleksi nasional. Pada pelaksanaan tahun kedelapan ini, Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjadi perguruan tinggi anggota APERTI BUMN dengan alokasi beasiswa terbanyak.

Penganugerahan beasiswa berlangsung di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Gresik, Kamis, 2 Juli 2026 sekaligus menjadi puncak rangkaian seleksi program yang telah diselenggarakan sejak 2019.

Ket. Foto: Program Beasiswa APERTI BUMN 2026 mencatat antusiasme tinggi dengan 10.244 pendaftar. Dari total 312 kuota yang tersedia, ITPLN menyediakan jumlah penerima beasiswa terbanyak. — Sumber: Istimewa

Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M.K., M.T. IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., yang juga menjabat sebagai Ketua APERTI BUMN, mengatakan program beasiswa tersebut merupakan bentuk nyata komitmen seluruh perguruan tinggi anggota APERTI BUMN dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul.

Menurutnya, kekuatan APERTI BUMN terletak pada kolaborasi antarkampus yang berada di bawah ekosistem BUMN dalam membangun pendidikan nasional.

"Program Beasiswa APERTI BUMN merupakan salah satu wujud nyata dari semangat kolaborasi. Bagi kami, beasiswa bukan hanya dukungan pembiayaan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun talenta-talenta terbaik Indonesia yang berkarakter, adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global," ujar Prof. Iwa Garniwa di Gresik, Kamis, 2 Juli 2026.

20260702160616_Institut-Teknologi-PLN_2.jpg

Ia menegaskan, tantangan global yang semakin kompleks menuntut dunia pendidikan tidak lagi hanya mengedepankan kompetisi, tetapi memperkuat kolaborasi.

"Kita tidak bisa membangun negeri ini sendirian. Kompetisi penting, tetapi yang lebih penting adalah kolaborasi. Tanpa kolaborasi, cita-cita Indonesia Emas 2045 akan sulit diwujudkan," tegasnya.

Ia juga berharap para penerima beasiswa menjadikan kesempatan tersebut sebagai amanah untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga integritas.

"Jadikan kesempatan ini sebagai modal kuat untuk menjadi talenta bangsa. Teruslah belajar, berprestasi, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," katanya.

Selain memberikan apresiasi kepada para penerima beasiswa, Ketua APERTI BUMN juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi anggota aliansi yang terus memperkuat sinergi melalui berbagai program strategis.

Menurutnya, kolaborasi ke depan tidak hanya diwujudkan melalui program beasiswa, tetapi juga diperluas dalam bentuk riset bersama, pengembangan inovasi, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, hingga kemitraan dengan dunia usaha dan industri.

Sementara itu, Rektor UISI, Dr. Eka Ananta Sidharta, S.E., M.M., Ak., CA., CFrA., CBV., menyatakan pihaknya bangga menjadi tuan rumah penyelenggaraan Awarding Beasiswa APERTI BUMN 2026.

"Kami di UISI bersama seluruh perguruan tinggi anggota APERTI BUMN merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan transformatif para mahasiswa ini. Kehadiran mereka di kampus-kampus berbasis industri akan mempercepat lahirnya inovasi-inovasi baru yang siap mendukung ketahanan nasional dan keberlanjutan industri Indonesia," kata Dr. Eka.

Diketahui, dari total 312 penerima, sebanyak 47 mahasiswa memperoleh beasiswa penuh, sedangkan 265 lainnya menerima beasiswa parsial. Seluruh penerima akan melanjutkan pendidikan di enam perguruan tinggi anggota APERTI BUMN.

Setelah melewati proses seleksi ketat, ITPLN menyediakan lima beasiswa penuh dan 100 beasiswa parsial atau total 105 kuota. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan lima perguruan tinggi anggota APERTI BUMN lainnya.

Adapun Telkom University menyediakan 25 beasiswa penuh dan 30 beasiswa parsial, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) memberikan lima beasiswa penuh dan 35 beasiswa parsial, Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) menyediakan tiga beasiswa penuh dan 50 beasiswa parsial, Politeknik Semen Indonesia memberikan empat beasiswa penuh dan 40 beasiswa parsial, sedangkan Universitas Pertamina menyediakan lima beasiswa penuh dan 10 beasiswa parsial.

Tahun ini, APERTI BUMN mengusung tema "Membangun Talenta Muda Unggul dalam Transformasi Energi, Teknologi, dan Logistik Menuju Industri Berkelanjutan Indonesia."

Selain penganugerahan beasiswa, APERTI BUMN juga menyiapkan agenda strategis lainnya. Di antaranya adalah pengembangan program pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia melalui kerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia, penyelenggaraan perkuliahan bersama lintas kampus yang berfokus pada inovasi, kewirausahaan, dan keberlanjutan, penjajakan kerja sama kemahasiswaan dengan Government-Linked University (GLU) Malaysia, serta penguatan kolaborasi riset internasional antara perguruan tinggi anggota APERTI BUMN dan GLU Malaysia.

Melalui perluasan program beasiswa dan penguatan kerja sama internasional tersebut, APERTI BUMN menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan dunia industri sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.