Stop Membuang Makanan! Pemkot Magelang Resmi Canangkan Gerakan Anti Boros Pangan

Selasa, 30 Jun 2026, 13:45 WIB

MAGELANG – Mengelola pangan secara bijak merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi pemborosan yang masih menjadi tantangan di berbagai negara.

Perencanaan konsumsi yang sesuai kebutuhan, pemanfaatan bahan pangan secara optimal, serta pengelolaan sisa makanan dapat menekan limbah pangan, menghemat pengeluaran rumah tangga, dan mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam.

Ket. Foto: Ilustrasi - Kampanye Stop Boros Pangan. — Sumber: ANTARA/ Istimewa

Di tingkat yang lebih luas, budaya konsumsi pangan yang bertanggung jawab turut mendukung keberlanjutan sistem pangan, meningkatkan efisiensi distribusi, dan memperkuat upaya menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Magelang bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Magelang mencanangkan Gerakan Stop Boros Pangan di Pendopo Pengabdian sebagai salah satu langkah mendukung ketahanan pangan.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (30/6), mengatakan gerakan tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola pangan. Dimulai dari bijak merencanakan konsumsi, mengambil makanan sesuai kebutuhan, hingga memanfaatkan bahan pangan secara optimal.

Kegiatan ini dirangkai dengan penyerahan bantuan bahan makanan kepada 201 balita stunting sebagai upaya penanganan kerawanan pangan dan gizi.

"Gerakan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya menghargai pangan dengan cara merencanakan konsumsi secara tepat, mengambil makanan sesuai kebutuhan, serta memanfaatkan bahan pangan secara optimal guna mengurangi terjadinya pemborosan." katanya.

Menurut dia, upaya mengurangi pemborosan pangan harus menjadi gerakan bersama.

"Baik penanganan kerawanan pangan maupun pencanangan Stop Boros Pangan ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan dukungan dan partisipasi semua pihak," ujarnya.

Ketua TP PKK Kota Magelang Nanik Yunianti Damar menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendukung Gerakan Stop Boros Pangan melalui edukasi berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Menurutnya, perubahan perilaku menjadi kunci utama dalam mengurangi "food waste".

"TP PKK Kota Magelang akan melaksanakan kampanye pencegahan pemborosan pangan, mendorong perilaku mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan tanpa sisa, serta menginternalisasikan Gerakan Stop Boros Pangan dalam setiap kegiatan PKK," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Agus Dwi Windarto menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi pemborosan pangan sekaligus memperkuat sinergi penanganan kerawanan pangan dan peningkatan gizi.

"Kegiatan ini juga mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat di Kota Magelang," katanya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.