Mahasiswa USK Kembangkan Aplikasi DaurTani untuk Perkuat Rantai Pasok Pertanian

Selasa, 30 Jun 2026, 07:45 WIB

BANDA ACEH - Mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (USK), mengembangkan platform inovatif bernama DaurTani sebagai aplikasi untuk memperkuat rantai pasok sektor pertanian berbasis digital.

“DaurTani ini dirancang sebagai marketplace B2B (business-to-business) yang terintegrasi. Platform tersebut hadir untuk menjembatani kesenjangan akses pasar bagi petani di pedesaan dengan pembeli korporasi (offtaker) berskala industri,” kata Ketua Tim Pengembang Daur Tani USK, Shafa Disya Aulia di Banda Aceh, Senin (29/6).

Ket. Foto: Universitas Syiah Kuala (USK) — Sumber: antara foto

Ia menjelaskan DaurTani dirancang dengan antarmuka yang ramah pengguna (user-friendly) guna memudahkan masyarakat pedesaan. Platform tersebut fokus pada pengelolaan tata kelola dua sisi (two-sided marketplace), yakni menghubungkan mitra petani penghasil komoditas spesifik dengan jaringan logistik kargo yang terpercaya.

Inovasi DaurTani fokus pada dua komoditas utama yaitu kelapa (tempurung dan sabut) serta daun nilam kering.

“Sistem ini tidak hanya memfasilitasi transaksi, tetapi juga mengintegrasikan AI Assistant untuk memberikan edukasi, rekomendasi harga real-time, panduan pengolahan, serta standardisasi kualitas produk agar sesuai dengan standar industri,” katanya.

Menurut dia, ide DaurTani ini lahir dari keresahan melihat rendahnya penghasilan petani. Banyak komoditas potensial seperti limbah kelapa dan daun nilam yang sebenarnya bernilai tinggi, namun belum tergarap optimal untuk menembus pasar industri besar.

Pengembangan DaurTani yang diketuai Shafa Disya Aulia bersama rekan-rekan dan turut dibimbing dosen Maulyanda, meraih pendanaan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Kemdiktisaintek 2026 dalam kategori "Tahap Bertumbuh".

Pada tahun pertama, DaurTani menargetkan akuisisi lebih dari 50 mitra petani di klaster Aceh, Sumatera Utara dan Riau. Wilayah tersebut dipilih karena memiliki potensi limbah pertanian dan jumlah petani yang signifikan.

Ia menambahkan hasil produksi nantinya akan langsung diserap oleh mitra strategis, seperti eksportir briket dan PT Ugreen Aromatics International. DaurTani hadir sebagai gerakan transformasi yang berupaya menciptakan dampak positif secara holistik.

Pihaknya berkomitmen platform tersebut dapat meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan petani secara langsung, sekaligus melakukan mitigasi krisis iklim melalui pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan.

  • Mahasiswa USK
  • Aplikasi DaurTani
  • Rantai Pasok Pertanian

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.