Tiongkok Depak Enam Jenderal dari Badan Legislatif Tertinggi

Senin, 29 Jun 2026, 02:30 WIB

BEIJING – Pemerintah Tiongkok telah menyingkirkan enam perwira militer senior dari badan legislatif tertingginya sebagai tanda bahwa upaya pemberantasan korupsi yang dipimpin Presiden Xi Jinping semakin intensif.

Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional mengumumkan dalam sebuah catatan larut malam bahwa 13 anggota telah disingkirkan dan satu orang mengundurkan diri.

Ket. Foto: Ma Xingrui — Sumber: AFP/Adek Berry

“Selain para perwira militer, mereka yang disingkirkan termasuk mantan regulator keuangan Li Yunze dan mantan kepala Partai Komunis Xinjiang, Ma Xingrui,” lapor kantor berita Xinhua.

Pencopotan ini secara luas dianggap sebagai perombakan paling ekstensif di angkatan bersenjata dalam kurun waktu sekitar setengah abad.

Presiden Xi meluncurkan kampanye untuk memberantas korupsi di angkatan bersenjata pada tahun 2023, beberapa bulan setelah mengamankan masa jabatan ketiga sebagai presiden. Sejak saat itu, puluhan pejabat partai senior dan jenderal tinggi telah diselidiki atau disingkirkan.

Sementara beberapa pejabat lainnya telah ditempatkan di bawah penyelidikan atas dugaan korupsi, sementara yang lain telah menghilang dari pandangan publik tanpa penjelasan.

Meskipun Xi Jinping membenarkan tindakan keras tersebut dengan menyebut korupsi sebagai ancaman terbesar bagi Partai Komunis, para kritikus mengklaim bahwa tindakan itu dirancang untuk membersihkan para rival politiknya.

Para anggota parlemen militer yang telah disingkirkan dalam pembersihan terbaru adalah Jenderal Xu Xueqiang, yang menjabat sebagai kepala Departemen Pengembangan Peralatan Komisi Militer Pusat, sebuah badan tertinggi yang bertugas mengawasi pengembangan, pengadaan, dan pengujian peralatan untuk Tentara Pembebasan Rakyat. Xu juga menjabat sebagai panglima tertinggi Program Antariksa Berawak Tiongkok sejak tahun 2022.

Jenderal Li Fengbiao, yang menjabat sebagai komisaris politik Komando Wilayah Barat PLA, juga telah disingkirkan, bersama dengan Jenderal Guo Puxiao, yang menjabat sebagai komisaris politik Angkatan Udara PLA, Wang Kangping dari Komando Wilayah Timur, Zhang Minghua dari Pasukan Siber, dan Yin Hongxing dari angkatan darat.

Penegasan Xi

Sebelumnya, Xi Jinping telah memecat sekitar dua lusin tokoh militer senior, termasuk mantan menteri pertahanan dan dua wakil kepala militer.

Tindakan keras ini telah mengurangi badan komando militer tertinggi yang beranggotakan tujuh orang, Komisi Militer Pusat, menjadi komite yang hanya terdiri dari Xi dan wakil ketua yang baru dipromosikan, Zhang Shengmin.

Para analis mengatakan kampanye ini adalah cara bagi Xi Jinping, yang kini telah berkuasa selama 14 tahun, untuk menyingkirkan calon pesaing dan memastikan loyalitas di antara bawahannya.

Xi Jinping telah berulang kali menegaskan bahwa kampanye antikorupsi militer akan terus berlanjut.

"Angkatan bersenjata memegang senjata. Tidak boleh ada tempat di militer bagi mereka yang setengah hati terhadap partai, atau tempat perlindungan bagi para koruptor," kata dia pada pertemuan tahunan legislatif awal Maret lalu. Independent/I-1

  • xi jinping

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.