Russell Buktikan Ketangguhan Mental dengan Kemenangan Dramatis di GP Austria
Senin, 29 Jun 2026, 08:56 WIBSPIELBERG, AUSTRIA â George Russell kembali berdiri di puncak podium Formula 1 setelah meraih kemenangan di Austria, Minggu (28/6) malam WIB. Bos tim Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team, Toto Wolff, menyebut penampilan pembalap asal Inggris itu sebagai performa "berdarah dingin" setelah melewati periode sulit dalam beberapa bulan terakhir.
Namun, Russell mempertanyakan pilihan kata tersebut. Ia lebih memilih menggambarkan kemenangan ketujuh sepanjang kariernya itu sebagai hasil dari sikap "tenang dan terkendali". Meski demikian, ia mengakui sangat lega bisa kembali menang untuk pertama kalinya sejak seri pembuka musim di Australia pada Maret lalu.
Setelah balapan di Melbourne, rekan setim Russell yang baru berusia 19 tahun, Kimi Antonelli, mencatatkan lima kemenangan beruntun dan masih memimpin klasemen dengan keunggulan 40 poin setelah delapan dari kemungkinan 22 seri musim ini.
"Ini menjadi beberapa bulan yang berat dengan sejumlah balapan yang sangat sulit. Ada balapan di mana rasanya semua hal berjalan melawan saya, lalu ada juga balapan dengan performa yang tidak sesuai harapan," kata Russell, yang sempat menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia sebelum musim dimulai.
Pada balapan di Austria tersebut, Antonelli finis di posisi ketiga. "Jelas saya memiliki rekan setim yang luar biasa di sebelah saya. Dari pekan ke pekan, dia terus menunjukkan performa yang sangat spektakuler. Jadi bagi saya, setelah menghadapi titik terendah di Kanada dan Barcelona, saya membutuhkan banyak ketahanan mental untuk bisa bangkit dan kembali memberikan hasil kuat."
"Meraih dua pole position terakhir, lalu memenangkan balapan akhir pekan ini, terutama di sirkuit yang menurut saya kurang cocok dengan karakter saya, membuat saya sangat bangga."
Russell mengatakan dirinya tidak pernah meragukan kemampuan sendiri. Namun, menemukan setelan yang tepat agar ban bekerja maksimal serta memahami keseluruhan paket mobil menjadi tantangan besar yang harus ia atasi.
Wolff menilai Russell telah melakukan semuanya dengan sempurna. Setelah Antonelli mendominasi dua sesi latihan Jumat, Russell tampil kuat sejak sesi latihan bebas ketiga pada Sabtu hingga akhirnya mengamankan kemenangan.
"Dia cepat, mampu mengelola ban dengan baik, dan tampil berdarah dingin. Saya sangat senang untuknya," ujar Wolff.
Menurut Wolff, Russell sebenarnya sudah mengetahui bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk tampil cepat. Yang dibutuhkan hanyalah menyatukan semua aspek dan sedikit mengurangi tekanan terhadap dirinya sendiri.
"Kadang Anda hanya perlu menjalani balapan. Biarkan sisi berpikirnya kepada orang-orang di garasi," kata Wolff.
Prinsip yang sama, lanjut Wolff, juga diterapkan Russell saat mempertahankan posisi dari tekanan pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang finis sebagai runner-up.
"Jangan terlalu banyak berpikir tentang strategi, jangan terlalu memikirkan jarak dengan pebalap di belakang. Cukup keluar dan keluarkan kemampuan maksimal dari mobil. Itulah yang dia lakukan," ujar Wolff.
Kemenangan di Austria menjadi titik balik penting bagi Russell setelah periode sulit. Pembalap Inggris itu kembali menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu kandidat kuat dalam persaingan papan atas Formula 1 musim ini.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kepulauan Nias Ditarget Keluar dari Daerah Tertinggal, Bobby Genjot Pembangunan Infrastruktur
-
Ferrari Siap Akhiri Laju Kemenangan Antonelli di GP Monako
-
Insentif Kendaraan Listrik 2026: Pemerintah Siapkan Kuota 100 Ribu Mobil dan Motor EV, Subsidi Diperkirakan Rp5 Juta
-
Keberangkatan PPIH di Bandara Soetta
-
Program Pilah Sampah di Rorotan Berhasil Kurangi hingga 6 Ton Sampah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.