Prabowo Ingatkan Bahaya AI dan Nuklir, Ungkap 5 Juta Agen AI Sudah Punya 'Chat Room' dengan Bahasa Kode Sendiri

Minggu, 28 Jun 2026, 11:50 WIB

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk teknologi nuklir dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) tidak selalu membawa dampak positif bagi manusia.

"Teknologi juga belum tentu selalu positif bagi manusia. Sekarang kita lihat nuklir, di satu pihak luar biasa bisa membantu manusia," kata Prabowo dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu (28/6).

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu (28/6). — Sumber: Antara

Presiden mengatakan teknologi nuklir merupakan salah satu contoh kemajuan ilmu pengetahuan yang memiliki dua sisi.

Di satu sisi, nuklir dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi yang murah dan relatif bersih, serta mendukung sektor medis dan pertanian.

Namun, di sisi lain, teknologi yang sama juga memiliki potensi destruktif yang dapat mengancam peradaban manusia.

Presiden juga menyinggung perkembangan AI yang saat ini menjadi fokus berbagai negara yang berlomba mengembangkan teknologi tersebut agar tidak tertinggal.

Para pengembang AI telah memberikan peringatan mengenai potensi tantangan yang dapat ditimbulkan teknologi itu bagi manusia di masa depan.

"Hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia," ujar Prabowo.

Presiden lalu membahas mengenai kemunculan agen AI, yakni sistem AI yang disebut dapat bekerja untuk individu, kelompok, korporasi, organisasi, maupun negara.

Kepala Negara menyampaikan saat ini terdapat sekitar lima juta agen AI yang disebut telah berinteraksi satu sama lain melalui ruang percakapan tersendiri dengan bahasa kode mereka sendiri.

"Dan konon kabarnya sekarang sudah ada lima juta agen AI, lima juta, mungkin lima juta itu tiga minggu lalu. Dan mereka katanya sudah punya apa itu namanya, chat room sendiri. Lima juta ini berbicara sendiri dalam bahasa kode mereka sendiri. Jadi, manusia yang menciptakan sesuatu yang lebih hebat," kata Presiden.

Oleh karena itu Prabowo menekankan pentingnya peran para guru besar dan profesor untuk mendalami perkembangan teknologi tersebut beserta implikasinya bagi kehidupan manusia.

"Sekarang juara catur saja kalah sama mesin, juara catur. Mesin sekarang bisa buat karya-karya luar biasa. Jadi saudara-saudara, inilah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu," ujar Prabowo.

  • Dampak AI

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Drama 6 Gol! AC Milan Menang Telak 4-2 atas Manchester United

Resmi! Bek Sayap Timnas Inggris Djed Spence Tinggalkan Tottenham, Kini Berseragam Inter Milan

Meriah Banget Semarak HUT RI! Seribuan Siswa Aceh Barat Turun ke Jalan Ikuti Karnaval Kemerdekaan

Meski Hasil Kurang Memuaskan, Singapura Temukan Sisi Positif Lawan Yordania

Gempa Simalungun Bikin Warga Aceh Barat Waspada, BPBD Beri Kabar Terbaru

Dedi Mulyadi Gagas Lima Desa di Bekasi Ditata dengan Nuansa Sunda, Rumah Tradisional Bakal Dipertahankan

Erdogan Ajak Mesir Bergabung dengan Pakta Pertahanan Turki-Saudi-Pakistan

Keren Tak Cuma Atasi Kerusuhan, Mobil Water Canon Polres Kudus Kini Dipakai Salurkan Air Bersih

Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya

Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam

Fantastis Lada Putih Babel Mendunia! Kementerian UMKM Lepas Ekspor 8,2 Ton ke Belanda

Korsel Buka Jalan Damai dengan Korut, Tekad Akhiri Konflik Makin Kuat

Mengagetkan! Koops TNI Habema Amankan Senjata Diduga Milik OPM di Ugimba

Gawat Gempa NTT Picu Ancaman Baru! Badan Geologi Ingatkan Bahaya Turutan Likuefaksi

Terobosan Baru Pemkab Bangka Tengah, UMKM Dipermudah Dapat Modal Usaha

Kabar Baik untuk Seniman Kepri! Kemenkum Dampingi Pencatatan Hak Cipta Karya Lagu dan Lukis

Jangan Diabaikan Catatan Sejarah Ini! Sesar Flores Beberapa Kali Hasilkan Gempa Dahsyat

Terobosan Baru! Pemkab Probolinggo dan IPB Berkolaborasi Wujudkan Pesantren Mandiri Pangan

Wisatawan Jangan Panik, Pemerintah Pastikan Labuan Bajo Aman Pascagempa

The Brink of War: Teror Psikologis Menjelang Kiamat Nuklir Dunia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.