Gelombang Panas Sapu Spanyol, 212 Nyawa Melayang Akibat Suhu Ekstrem

Kamis, 25 Jun 2026, 22:15 WIB

Istanbul (ANTARA) - Spanyol mencatat 212 kematian terkait panas antara 21 dan 24 Juni, menurut data yang dirilis Kamis (25/6) oleh sistem pengawasan kematian publik negara tersebut.

Sistem pemantauan, MoMo, melaporkan kematian tersebut sejak Sabtu (20/6), ketika gelombang panas secara resmi dimulai di seluruh Spanyol.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Jorge Guerrero/Getty Images

Data menunjukkan peningkatan harian yang stabil dalam jumlah kematian. MoMo mencatat 13 kematian pada Sabtu (20/6), 38 kematian pada Minggu (21/6), 66 pada Senin (22/6), dan 95 kematian pada Selasa (23/6).

Gelombang panas juga memecahkan beberapa rekor suhu, termasuk suhu tertinggi yang pernah tercatat di wilayah utara Cantabria pada 43,7 derajat Celsius.

Suhu semalam yang mencapai rekor tertinggi juga tercatat di kota Zamora dan provinsi Almeria.

Layanan cuaca nasional Spanyol, Aemet, tidak mengeluarkan peringatan panas merah untuk Kamis (25/6).

Suhu masih diperkirakan mencapai sekitar 37-38 derajat Celsius di beberapa wilayah, sementara beberapa daerah diperkirakan akan menerima curah hujan dan badai petir. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.