Aksi Curanmor dan Kekerasan yang Terekam CCTV Berhasil Terungkap

Senin, 08 Jun 2026, 16:13 WIB

KARAWANG -- Aparat kepolisian dari Polsek Klari dan Polres Karawang mengungkap aksi dugaan pencurian kendaraan dengan kekerasan dan penganiayaan terhadap dua orang remaja yang terekam dalam video CCTV hingga beredar di media sosial.

Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, dalam keterangannya di Karawang, Minggu menyampaikan sebelumnya sebuah rekaman video CCTV beredar di media sosial tentang aksi dugaan pencurian dengan kekerasan dan penganiayaan terhadap dua orang remaja di Dusun Cirejag, RT 02/02, Desa Blendung, Kecamatan Klari, Karawang.

Ket. Foto: Rekaman video CCTV aksi dugaan pencurian kendaraan bermotor yang disertai kekerasan dan penganiayaan di Karawang. — Sumber: ANTARA/HO-Tangkap Layar Video Polres Karawang

"Atas tersebarnya video itu, jajaran kepolisian dari Polsek Klari bersama Satreskrim Polres Karawang langsung bergerak melakukan tindak lanjut ke lokasi kejadian," katanya.

Ia menyampaikan, peristiwa ini berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, saat kedua korban bernama Rafli dan Thoriq, sedang berada di depan sebuah warung kelontong. 

Tiba-tiba, datang sekelompok pemuda bersenjata tajam yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Kelompok pelaku diduga salah mengenali identitas korban dan mengira kedua remaja warga Kecamatan Klari itu adalah anggota kelompok lawan yang sedang mereka cari.

"Kedua korban menjadi sasaran intimidasi dan pemukulan menggunakan senjata tajam. Salah satu korban sempat menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam warung kelontong Madura," katanya.

Disebutkan, meski pedagang warung sempat melarang para pelaku masuk, kelompok tersebut nekat membawa kabur sepeda motor milik korban Thoriq sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.

"Kita datangi setelah mendapat informasi dan kedua korban membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, beruntung pukulan senjata tajam dari pelaku tidak sampai menimbulkan luka fisik pada tubuh korban," katanya.

Selain itu, sepeda motor milik Thoriq yang sempat dibawa kabur oleh para pelaku, setelah diketahui beredar di media sosial langsung dikembalikan tidak lama setelah kejadian. 

Cep Wildan mengatakan, pihaknya telah melakukan identifikasi kedua pelaku berinisial AG yang mengenakan helm hitam dan memukul korban menggunakan senjata tajam. Sedangkan SP adalah pelaku yang terlihat memegang celurit dan mengancam korban.

Petugas kepolisian sempat mendatangi kediaman untuk mengamankan masing-masing pelaku. Namun, kedua pelaku sudah tidak berada di tempat dan diduga melarikan diri.

Satreskrim Polres Karawang dan Polsek Klari menegaskan akan terus melakukan penyelidikan dan pengejaran para pelaku tersebut.

  • Curanmor

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.