Swiss vs Kanada: Laga Perebutan Posisi Pertama Grup B Piala Dunia 2026

Rabu, 24 Jun 2026, 07:30 WIB

VANCOUVER – Laga seru akan tersaji di BC Place Stadium, Vancouver, pada hari Kamis (25/6) dini hari WIB ketika Swiss menghadapi Kanada dalam laga terakhir Grup B Piala Dunia 2026. Laga ini bukan sekadar perebutan tiket babak gugur, tetapi juga menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara grup.

Kedua tim sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan kedua. Kanada tampil luar biasa dengan menghancurkan Qatar 6-0, sekaligus membawa mereka ke puncak klasemen Grup B. Mereka unggul atas Swiss dalam selisih gol setelah tim asuhan Murat Yakin juga meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bosnia-Herzegovina.

Ket. Foto: Ilustrasi selebrasi pemain Swiss. — Sumber: AFP

Swiss memiliki peluang besar untuk kembali melangkah ke fase gugur untuk keempat kalinya secara beruntun. A-Team kini unggul tiga poin atas Bosnia-Herzegovina dengan selisih gol +3, sementara Bosnia berada di angka -3.

Namun, kemenangan atas Kanada akan menjadi target utama Swiss untuk mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen. Hal itu akan menjadi pencapaian pertama mereka sejak Piala Dunia 2006.

Tim asuhan Murat Yakin datang dengan modal positif. Mereka belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi dan selalu kebobolan maksimal satu gol dalam setiap laga tersebut.

Swiss juga menunjukkan pertahanan solid karena tidak pernah kebobolan pada babak pertama dalam lima pertandingan terakhir. Dua gol yang bersarang ke gawang mereka di Piala Dunia 2026 seluruhnya terjadi pada masa tambahan waktu.

Dalam lima penampilan terakhir di Piala Dunia, Swiss tidak pernah kalah pada pertandingan terakhir fase grup. Pada edisi sebelumnya, mereka mengalahkan Serbia 3-2 di laga ketiga grup.

Dalam sejarah Piala Dunia, Swiss juga belum pernah kalah dari tim asal zona CONCACAF. Pertemuan terakhir melawan wakil kawasan tersebut berakhir imbang 2-2 kontra Kosta Rika pada tahun 2018.

Kanada mencatat sejarah setelah meraih kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah Piala Dunia dengan cara spektakuler. Enam gol ke gawang Qatar menjadi jumlah gol terbanyak mereka dalam satu laga Piala Dunia, bahkan dua kali lipat dari total gol yang mereka buat dalam tujuh pertandingan sebelumnya di turnamen ini.

Kemenangan tersebut juga menciptakan rekor baru. Kanada menjadi tim dari zona CONCACAF dengan jumlah gol terbanyak dalam satu pertandingan Piala Dunia, sekaligus menjadi negara pertama di luar Eropa dan Amerika Selatan yang mencetak lebih dari lima gol dalam satu laga di ajang ini.

Performa anak asuh Jesse Marsch sangat dominan. Mereka mencatat 97 sentuhan di kotak penalti lawan, angka tertinggi dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak data tersebut mulai dicatat pada 1966.

Dengan posisi mereka yang sangat kuat, Kanada kemungkinan tidak perlu mengambil risiko besar. Marsch bahkan bisa mempertimbangkan menyimpan kapten sekaligus bintang utama mereka, Alphonso Davies, yang masih dalam proses pemulihan cedera hamstring.

Kanada belum menang dalam tiga laga terakhir melawan tim Eropa, tetapi mereka terakhir kali kalah dari wakil benua tersebut pada Juni 2024 ketika takluk 0-4 dari Belanda dalam laga persahabatan.

Catatan positif lain, Kanada belum pernah kalah dalam waktu normal setelah mencetak gol lebih dulu sejak November 2023.

Satu-satunya pertemuan sebelumnya antara Swiss dan Kanada terjadi pada 2002 di St. Gallen. Saat itu Kanada menang 3-1 dalam laga persahabatan.

Berita Tim

Swiss melakukan dua perubahan susunan pemain saat menghadapi Bosnia-Herzegovina. Silvan Widmer dan Fabian Rieder masuk menggantikan Denis Zakaria serta Ruben Vargas.

Zakaria dan Nico Elvedi berada dalam ancaman akumulasi kartu kuning sehingga kemungkinan akan diistirahatkan.

Breel Embolo berpeluang naik ke posisi ketujuh daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Swiss jika kembali mencetak gol.

Johan Manzambi menjadi bintang kemenangan atas Bosnia setelah mencetak dua gol. Kapten Granit Xhaka juga mencatatkan namanya di papan skor dan melewati rekor Alexander Frei untuk menjadi pencetak gol terbanyak keempat Swiss di Piala Dunia dengan tiga gol.

Dari kubu Kanada, kondisi Alphonso Davies masih menjadi tanda tanya. Sementara itu, Ismael Kone dipastikan absen hingga akhir turnamen akibat patah kaki.

Moise Bombito yang bermain selama satu babak pekan lalu berpeluang tampil sejak awal. Derek Cornelius dan Luc de Fougerolles juga harus berhati-hati karena sudah mengantongi kartu kuning.

Jonathan David mencetak hat-trick saat melawan Qatar dan menjadi pemain CONCACAF ketiga yang mampu mencetak lebih dari satu gol pada babak pertama pertandingan Piala Dunia.

Cyle Larin juga mencatat sejarah sebagai pemain CONCACAF pertama sejak Clint Dempsey yang mencetak gol dalam dua laga Piala Dunia berturut-turut.

Nathan Saliba yang kemungkinan menggantikan posisi Kone turut mencetak gol melawan Qatar, sementara satu gol Kanada lainnya berasal dari gol bunuh diri Mohammed Manai.

Perkiraan Susunan Pemain

Swiss:

Kobel; Widmer, Jaquez, Akanji, Rodriguez; Aebischer, Xhaka, Freuler; Ndoye, Embolo, Vargas.

Kanada:

Crepeau; Johnston, Bombito, Sigur, Laryea; Buchanan, Eustaquio, Saliba, Ahmed; David, Larin.

  • Swiss
  • Piala Dunia 2026
  • Kanada

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.