Indonesia Juara Umum World Para Athletics Grand Prix 2026

Rabu, 24 Jun 2026, 06:52 WIB

JAKARTA - Tim para atletik Indonesia meraih gelar juara umum pada ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 yang berlangsung di Tunisia pada 12-20 Juni 2026.

Kontingen Merah Putih mengumpulkan 15 medali emas, 7 medali perak, dan 7 medali perunggu sekaligus berbagi posisi puncak klasemen dengan Ukraina yang mencatatkan perolehan medali identik.

Ket. Foto: Kontingen Indonesia di World Para Athletics Grand Prix 2026 — Sumber: antara foto

Koordinator Tim Pelatih Para Atletik Indonesia, Purwo Adi Sanyoto mengatakan hasil di Tunisia menjadi modal penting dalam upaya mengamankan tiket menuju Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Menurutnya, persaingan antarnegara, khususnya dari kawasan Asia, berlangsung sangat ketat karena seluruh peserta memburu poin kualifikasi.

"Persaingan di antara peserta dari negara, terutama Asia sangat luar biasa. Tentu saja semua negara Asia ikut berpartisipasi di Tunisia karena ingin mencari poin yang digunakan sebagai kualifikasi menuju Asian Para Games 2026," kata Purwo dalam pernyataannya melalui NPC Indonesia yang diterima Selasa (23/6).

Indonesia dan Ukraina sama-sama mengoleksi 15 emas, 7 perak, dan 7 perunggu untuk berbagi gelar juara umum. Sementara itu, tuan rumah Tunisia berada di peringkat ketiga dengan raihan 10 emas, 6 perak, dan 9 perunggu.

Uzbekistan menyusul di posisi keempat dengan 8 emas, 11 perak, dan 10 perunggu, sedangkan Rusia menempati peringkat kelima dengan 7 emas, 7 perak, dan 5 perunggu.

Salah satu penyumbang medali emas terbanyak bagi Indonesia adalah Saptoyogo Purnomo. Atlet andalan Merah Putih tersebut meraih tiga medali emas dari nomor 100 meter putra klasifikasi T37, 200 meter putra T37-T38, serta estafet universal 4x100 meter.

Prestasi serupa juga ditorehkan Nanda Mei Sholihah yang sukses meraih tiga medali emas dari nomor 100 meter putri T46-47, 200 meter putri T46-47, dan estafet universal 4x100 meter.

Sementara itu, Karisma Evi Tiarani turut menyumbangkan dua medali emas melalui nomor 100 meter putri T36/42/44 dan lompat jauh putri T42, T44, T46, dan T47.

Secara keseluruhan, Indonesia membawa pulang 29 medali dari Tunisia. Purwo menegaskan setiap poin yang diperoleh dalam ajang resmi kalender World Para Athletics sangat menentukan peluang atlet untuk lolos ke Asian Para Games 2026.

Meski demikian, dia menjelaskan hingga saat ini belum ada atlet Indonesia yang dipastikan lolos ke pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut. Perhitungan poin kualifikasi masih berlangsung hingga 31 Juli 2026.

"Tim pelatih menargetkan sebanyak mungkin atlet untuk bisa memperkuat Indonesia di Asian Para Games 2026. Kita masih akan mengikuti kualifikasi atau pengumpulan poin lewat kejuaraan di Meksiko pada akhir Juli mendatang," ujarnya.

Salah satu peraih medali emas Indonesia, Alfin Nomleni, mengaku bangga atas keberhasilan menjadi juara pada nomor 400 meter putra klasifikasi T20.

Atlet asal Nusa Tenggara Timur itu mengatakan kondisi cuaca yang mendukung di Tunisia membantunya tampil maksimal.

"Cuaca di sana cukup bagus, tidak ada masalah. Tetapi awalnya saya sempat ragu karena postur badan saya pendek, sedangkan lawannya tinggi-tinggi. Namun dengan rasa percaya, saya bisa melewati itu," kata Alfin.

Meski meraih emas dengan catatan waktu 48,82 detik, Alfin masih berambisi meningkatkan performanya demi mengamankan tiket ke Asian Para Games 2026 dan mewujudkan impian tampil di Paralimpiade.

"Harus lebih baik lagi karena saya ingin lolos ke Asia dan impian saya bisa lolos ke Paralimpiade," ujarnya.

Setelah tampil di Tunisia, para atlet para atletik Indonesia akan kembali menjalani pemusatan latihan di Solo sebelum bertolak ke Meksiko pada akhir Juli untuk mengikuti kejuaraan internasional berikutnya.

Ajang tersebut menjadi kesempatan terakhir mengumpulkan poin menuju Asian Para Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026.

  • juara umum
  • Indonesia
  • World Para Athletics Grand Prix 2026

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.