Ketua APPSI Kabupaten Bekasi Dilantik, Fokus Dorong Digitalisasi Pasar Tradisional
Selasa, 23 Jun 2026, 03:50 WIBKABUPATEN BEKASI -Â Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Bekasi mendorong digitalisasi pasar tradisional secara menyeluruh guna memperkuat daya saing ekonomi kerakyatan di era modern.
Langkah strategis ini disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini tengah mengkaji regulasi penataan zonasi serta pembatasan radius jarak antara pasar rakyat dengan jaringan ritel modern.
Demikian disampaikan Hasbi Asidiki di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin, usai terpilih sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Bekasi dalam forum musyawarah daerah dirangkaikan pelantikan pengurus masa jabatan 2026-2031, dihadiri 15 komisariat pasar tradisional serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Hasbi menegaskan digitalisasi saat ini bukan lagi dipandang menjadi pilihan melainkan kebutuhan yang harus dihadapi seluruh pedagang pasar tradisional sebagai tulang punggung ekonomi daerah agar tidak tertinggal perkembangan zaman.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial melainkan amanah besar untuk mengawal kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bekasi. Sebagai tulang punggung ekonomi daerah, pedagang pasar tradisional harus diberdayakan agar mampu bersaing di era modern dan digitalisasi," katanya.
Ia memastikan APPSI Kabupaten Bekasi fokus untuk memperjuangkan kepentingan pedagang sekaligus mendorong terwujudnya pasar tradisional yang lebih maju, aman serta nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pihaknya ke depan berkomitmen menjadi garda terdepan memperjuangkan hak pedagang, menjembatani aspirasi kepada pemerintah daerah serta memastikan fasilitas pasar tradisional lebih aman, nyaman dan berdaya saing.
"Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas, memajukan pedagang lokal dan menciptakan pasar rakyat yang bersih, sehat serta sejahtera," katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin berharap segenap pengurus APPSI dapat terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah demi mewujudkan kemajuan pasar tradisional sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
"Semoga kepengurusan baru ini mampu menjalankan amanah dengan baik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pasar tradisional dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi. Keberadaan APPSI penting untuk menghidupkan kembali pasar-pasar tradisional agar semakin berkembang dan mampu bersaing," katanya.
Dirinya menyoroti pentingnya penataan pasar tradisional mencakup aspek keamanan, instalasi listrik, kebersihan hingga pencegahan kebakaran. Perbaikan tata kelola menjadi salah satu kunci agar pasar semakin aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Sekda juga menyebut perlu kajian terkait pengaturan jarak atau radius antara pasar tradisional dengan jaringan ritel modern agar tercipta iklim usaha yang sehat serta berkeadilan
"Ini menjadi masukan yang baik bagi pemerintah daerah. Ke depan penataan pasar harus dilakukan secara komprehensif sehingga pasar tradisional tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah arus globalisasi serta persaingan usaha yang semakin ketat," ujarnya.
Kegiatan musda dan pelantikan pengurus ini turut diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak atas kontribusi pengembangan pasar tradisional. Apresiasi khusus diberikan kepada pemerintah daerah berkat komitmen melakukan penataan dan pembenahan pasar secara berkelanjutan.
Penghargaan juga diberikan kepada empat komisariat pasar yang dinilai telah berhasil menghadirkan inovasi dan terobosan bagi para pedagang. Pasar Induk Cibitung mendapat penghargaan atas keberhasilan memberdayakan pedagang melalui program kemitraan penyediaan bahan pokok untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pasar KUD Permatasari diapresiasi karena berhasil mengintegrasikan pemberdayaan pedagang dengan sistem tata kelola Koperasi Unit Desa (KUD) yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggotanya.
Pasar Cikarang menerima penghargaan atas dukungan terhadap percepatan program penataan dan revitalisasi menuju konsep lebih modern. Pasar Lemahabang dinobatkan sebagai pelopor digitalisasi pasar setelah sukses menerapkan sistem digital, mempercepat legalisasi instalasi listrik hingga penerapan standar mitigasi kebakaran yang memadai.
- appsi kabupaten bekasi
- hasbi asidiki
- pasar tradisional bekasi
- digitalisasi pasar
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.