Relawan ROA Perkenalkan Budidaya Tanaman Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga di Donggala.
Senin, 22 Jun 2026, 13:25 WIBPerkumpulan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) memperkenalkan cara budidaya tanaman pekarangan kepada perempuan di Desa Rio Mukti, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga melalui memanfaatkan lahan di sekitar rumah dengan menggunakan pupuk kompos.
Rizal dari Perkumpulan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) mengatakan bahwa pemanfaatan pekarangan rumah dapat menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.
"Jadi kegiatan ini bisa membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk membeli sayuran dan kebutuhan dapur lainnya," kata Rizal di Donggala, Senin.
Ia mengemukakan penggunaan pupuk kompos dipilih karena mudah dibuat dari bahan-bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar seperti sisa tanaman, daun kering, dan limbah rumah tangga organik.
"Tentunya pupuk kompos juga lebih ramah lingkungan dan mampu meningkatkan kesuburan tanah," ucapnya.
Menurut dia, kelompok perempuan di Rio Pakava itu diperkenalkan teknik dasar budidaya tanaman pekarangan mulai dari persiapan media tanam, pembuatan kompos, hingga cara merawat tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
"Untuk jenis tanaman yang dianjurkan seperti sayuran yang sering dikonsumsi sehari-hari yakni cabai, tomat, terong, kangkung, dan bayam," sebutnya.
Ia menuturkan pentingnya keterlibatan perempuan sebab memiliki peran strategis dalam mengelola kebutuhan pangan keluarga sehingga dengan kemampuan membudidayakan tanaman pekarangan, diharapkan keluarga dapat memperoleh sumber pangan yang lebih beragam, sehat, dan berkelanjutan.
"Kami juga mendorong agar kelompok perempuan di Rio Mukti ini bisa memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan kompos. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang sekaligus menghasilkan pupuk yang bermanfaat untuk tanaman pekarangan," kata dia.
Rizal menyebutkan budidaya tanaman pekarangan merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan yang dilakukan ROA di Desa Rio Mukti melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, perempuan diharapkan semakin aktif dalam mengembangkan kegiatan produktif yang mendukung kesejahteraan keluarga.
"Jadi budidaya pekarangan ini juga berpotensi menjadi sumber tambahan pendapatan apabila hasil panen berlebih dapat dijual sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mendorong penerapan praktik pertanian ramah lingkungan di tingkat desa," ujarnya.
- Perkumpulan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA)
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.