Marc Márquez Panaskan Persaingan Gelar Usai Juara MotoGP Ceko

Senin, 22 Jun 2026, 06:43 WIB

BRNO, CEKO - Juara dunia tujuh kali Marc Márquez kembali menunjukkan dominasinya dengan merebut kemenangan MotoGP Ceko di Sirkuit Brno, Minggu (21/6). Hasil ini menjadi kemenangan beruntun bagi Márquez setelah sebelumnya tampil superior di Hungaria dua pekan lalu, menegaskan kebangkitannya bersama tim pabrikan Ducati.

Balapan di Brno berlangsung dalam suhu panas terik yang menyelimuti kota kedua terbesar di Ceko tersebut. Pembalap Jepang Ai Ogura yang meraih pole position langsung tancap gas dan memimpin di lap pertama dengan mengendarai Aprilia, diikuti ketat oleh Francesco Bagnaia serta Márquez yang membuntuti di belakangnya.

Ket. Foto: Pemenang dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez (tengah), merayakan kemenangannya di podium didampingi Ai Ogura (kiri) dari Tim Trackhouse Racing MotoGP, dan pembalap peringkat ketiga, Francesco Bagnaia (kanan), dari Tim Ducati Lenovo, setelah Grand Prix MotoGP Republik Ceko di Brno, Republik Ceko, pada 21 Juni 2026. — Sumber: Michal Cizek / AFP

Namun dominasi Ogura tak bertahan lama. Di lap kedua, Bagnaia langsung mengambil alih posisi terdepan, sebelum Márquez menyusul beberapa saat kemudian. Dua pebalap Ducati pabrikan itu kemudian mulai mengontrol jalannya balapan di depan, sementara Ogura tetap menjaga posisi ketiga dengan konsisten.

Márquez tampil sabar dan penuh perhitungan di belakang rekan setimnya, sebelum akhirnya memangkas jarak hingga hanya satu persepuluh detik pada lap ke-11 dari total 21 lap. Tekanan terus ia bangun hingga momen krusial di lap ke-16, ketika ia melakukan manuver bersih untuk menyalip Bagnaia dan langsung melesat meninggalkan lawan-lawannya.

Sejak saat itu, Márquez tak lagi terkejar. Dia mengamankan kemenangan kelima di Brno sepanjang kariernya dan kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu legenda MotoGP modern.

“Saya tahu saya harus sabar di awal karena kondisi sangat panas dan ban cepat aus. Begitu melihat peluang, saya mencoba menyerang tanpa risiko berlebihan,” ujar Márquez seusai balapan. Dia juga menambahkan bahwa kemenangan ini terasa spesial karena persaingan internal di tim Ducati berlangsung sangat ketat.

Di belakangnya, Ogura sempat memangkas jarak di lap-lap akhir, namun pembalap Jepang itu harus puas finis di posisi kedua. Bagnaia yang sempat memimpin balapan harus turun ke posisi ketiga setelah tekanan berkelanjutan dari Márquez dan Ogura.

Drama juga terjadi di luar lintasan. Pemimpin klasemen sementara Marco Bezzecchi harus absen dari balapan akibat sanksi, menyusul insiden menampar seorang marshal setelah kecelakaan di sprint race hari Sabtu. Meski demikian, Bezzecchi masih memimpin klasemen dengan 180 poin, unggul dari rekan setimnya Jorge Martín yang mengoleksi 172 poin, serta Fabio Di Giannantonio dengan 157 poin.

Jorge Martín sendiri juga menjalani balapan berat setelah dijatuhi dua penalti long-lap akibat insiden di Hungaria yang melibatkan beberapa pebalap, termasuk Bezzecchi.

Di kelas lain, Moto2 dan Moto3 juga menghadirkan kejutan. Pembalap Spanyol Iván Ortolá sukses meraih kemenangan perdana di Moto2 meski harus menjalani penalti long-lap, sementara pebalap Malaysia Hakim Danish juga mencatat sejarah dengan kemenangan pertamanya di Moto3. ben/AFP/G-1

  • marc marquez

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.