HUT ke-499 Jakarta: Pemprov DKI Fokus Genjot MRT, LRT, hingga Sekolah Swasta Gratis

Senin, 22 Jun 2026, 15:25 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota global yang kompetitif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (22/6).

Rapat paripurna tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Dalam kesempatan itu, Rano membacakan pidato gubernur yang menekankan arah pembangunan Jakarta menuju salah satu kota global terkemuka dunia.

Ket. Foto: Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (22/6). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Menurutnya, memasuki usia ke-499 tahun, Jakarta terus mempercepat berbagai langkah strategis untuk memperkuat posisi sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat internasional. Target tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta yang mengatur peran baru Jakarta pasca-pemindahan ibu kota negara.

"Di usianya yang ke-499 tahun, Jakarta terus mengakselerasi langkah menjadi kota global dan pusat perekonomian yang berdaya saing, berkelanjutan, serta menyejahterakan seluruh warganya. Visi ini ditetapkan untuk membawa Jakarta masuk dalam jajaran 50 besar kota global dunia pada 2030," katanya.

Pemprov DKI mencatat berbagai indikator ekonomi menunjukkan kinerja positif sepanjang awal tahun 2026. Pada Triwulan I 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,59 persen dengan kontribusi mencapai 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Selain pertumbuhan ekonomi, sejumlah indikator pembangunan lainnya juga mengalami perbaikan. Tingkat inflasi tetap terkendali, investasi terus meningkat, sementara angka pengangguran dan kemiskinan menunjukkan tren penurunan.

Dalam sektor pembangunan manusia, Pemprov DKI memfokuskan perhatian pada tiga bidang utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan sosial. Ketiga sektor tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang inklusif.

Di bidang pendidikan, Pemprov DKI telah menyalurkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2026 kepada lebih dari 707 ribu peserta didik. Selain itu, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga diberikan kepada lebih dari 15 ribu mahasiswa, disertai implementasi Program Sekolah Swasta Gratis di 103 sekolah swasta serta program pemutihan ijazah.

Sementara itu, pada sektor kesehatan, berbagai layanan terus diperkuat melalui pembangunan Rumah Sakit Royal Batavia Cakung dan persiapan pembangunan rumah sakit daerah berstandar internasional di Grogol Petamburan. Pemprov DKI juga mengembangkan layanan kesehatan berbasis home service melalui Pasukan Putih serta layanan kesehatan mental 24 jam JakCare.

Pada aspek sosial, bantuan kesejahteraan telah disalurkan kepada 187.706 penerima manfaat melalui program Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), dan Kartu Anak Jakarta (KAJ).

"Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga mampu memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan hidup lebih baik," ujar Rano.

Selain pembangunan manusia, Pemprov DKI juga terus melakukan penataan kota melalui pembangunan dan revitalisasi infrastruktur, peningkatan kualitas kawasan permukiman, penambahan ruang terbuka hijau, pembangunan embung, hingga perluasan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan H.R. Rasuna Said.

Penguatan sistem transportasi publik juga menjadi fokus utama. Pemprov DKI saat ini melanjutkan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A dan LRT Jakarta Fase 1B sebagai bagian dari pengembangan kawasan berbasis transit yang terintegrasi dengan pusat aktivitas masyarakat.

Di bidang tata kelola, Jakarta terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi melalui integrasi sistem CCTV secara real time yang terhubung dengan aparat keamanan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengelolaan kota yang lebih efektif, aman, dan berbasis data.

"Berbagai upaya untuk memperkuat mobilitas, konektivitas, keamanan, dan tata kelola kota mulai menunjukkan hasil positif. Hal ini tercermin dari meningkatnya posisi Jakarta dalam Global Cities Index, keberhasilan Jakarta masuk peringkat ke-17 kota dengan transportasi umum terbaik di dunia, serta menjadi kota teraman kedua di Asia Tenggara," paparnya.

Menjelang usia lima abad pada tahun depan, Pemprov DKI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun Jakarta yang maju, berbudaya, berkeadilan, dan berkelanjutan. Warga juga diajak memperkuat gerakan menjaga kebersihan lingkungan melalui kampanye #JagaJakarta dan kebiasaan memilah sampah dari rumah.

"Mari kita kuatkan semangat #JagaJakarta. Kita galakkan gerakan 'Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah' sebagai ikhtiar sederhana yang dimulai dari rumah, tumbuh di lingkungan, dan menjadi kesadaran bersama," pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.