Austria Ingin Kejutkan Argentina

Senin, 22 Jun 2026, 07:06 WIB

DALLAS – Argentina menghadapi Austria dalam laga penting Grup J Piala Dunia 2026 dengan misi yang berbeda. La Albiceleste ingin memastikan langkah menuju babak 32 besar dan menjaga dominasi sebagai juara bertahan. Sementara itu, Austria datang membawa ambisi menciptakan kejutan dan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap dalam persaingan grup.

Pertandingan di Dallas Stadium, Selasa (23/6) dini hari WIB nanti kembali menempatkan Lionel Messi sebagai pusat perhatian. Kapten Argentina tersebut masih menjadi sumber inspirasi utama tim meski usianya telah mencapai 38 tahun. Setelah mencetak hat-trick saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0, Messi menunjukkan bahwa kualitas dan pengaruhnya belum berkurang.

Ket. Foto: Pemain Argentina Lionel Messi Pemain Austria, David Alaba. — Sumber: Juan MABROMATA dan Franck FIFE / AFP

Kemenangan atas Aljazair membuat Argentina berada di puncak klasemen Grup J. Austria berada di posisi kedua dengan tiga poin setelah menang 3-1 atas Yordania. Situasi ini membuat laga kedua tim menjadi sangat menentukan terutama bagi Austria yang ingin menjaga peluang lolos.

Bagi Argentina satu kemenangan lagi akan memastikan tiket ke fase gugur. Bahkan hasil imbang diperkirakan sudah cukup untuk mengamankan posisi tiga besar. Namun pelatih Lionel Scaloni tidak ingin tim asuhannya bermain aman karena target utama tetap mempertahankan mental juara.

“Kami menghormati Austria karena mereka memiliki organisasi permainan yang bagus. Kami harus tampil dengan intensitas tinggi dan tidak memberi mereka kesempatan mengembangkan permainan. Setiap pertandingan Piala Dunia selalu memiliki tekanan berbeda” ujar Scaloni.

Argentina datang dengan modal luar biasa. Dalam delapan pertandingan terakhir mereka selalu menang dan hanya dua kali gagal mencatat clean sheet. Permainan mereka tidak hanya bergantung pada Messi karena lini tengah yang diisi Rodrigo De Paul Alexis Mac Allister Enzo Fernandez dan Thiago Almada memberi keseimbangan antara kreativitas dan kontrol pertandingan.

Scaloni kemungkinan tetap menggunakan pendekatan yang sama yaitu membangun serangan melalui penguasaan bola lalu mencari ruang di sekitar Messi. La Pulga (julukan Messi) diperkirakan akan bergerak bebas di antara lini tengah dan pertahanan Austria untuk menciptakan peluang atau membuka ruang bagi Lautaro Martinez.

Selain mengejar kemenangan, Argentina juga memiliki motivasi tambahan. Messi hanya membutuhkan satu gol untuk melewati catatan Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol. Namun rekor pribadi itu bukan prioritas utama bagi sang kapten.

“Kami semua tahu apa arti Messi bagi tim ini tetapi Argentina selalu lebih besar daripada satu pemain. Kami harus menang sebagai tim” ujar Scaloni.

Permainan Ageresif

Austria datang dengan pendekatan berbeda. Pelatih Ralf Rangnick dikenal dengan filosofi permainan agresif melalui tekanan tinggi dan transisi cepat. Namun menghadapi Argentina kualitas pressing Austria akan menjadi ujian besar karena lawan memiliki kemampuan keluar dari tekanan melalui kombinasi umpan pendek.

Kemenangan atas Yordania memperlihatkan dua sisi Austria. Mereka memiliki karakter kuat untuk bangkit tetapi masih menyisakan celah dalam organisasi pertahanan. Setelah unggul mereka sempat kehilangan konsentrasi dan kebobolan akibat ruang terbuka di sisi kiri pertahanan. Rangnick mengakui timnya harus bermain lebih disiplin saat menghadapi Argentina.

“Kami tahu Argentina adalah tim yang sangat matang. Mereka bisa menghukum kesalahan kecil. Kami harus berani bermain tetapi tetap menjaga struktur karena kehilangan keseimbangan bisa menjadi masalah besar” ujar Rangnick.

Austria tetap memiliki alasan untuk percaya diri. Mereka hanya kebobolan lebih dari satu gol dalam satu dari 18 pertandingan terakhir. Selain itu lini serang mereka cukup produktif dengan mencetak minimal dua gol dalam empat dari enam laga kompetitif terakhir.

Pertemuan ini juga menjadi kesempatan besar bagi Austria untuk menulis sejarah. Mereka berpeluang lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1982. Penampilan mereka di edisi 2026 juga terasa spesial karena menjadi partisipasi pertama sejak 1998.

Secara sejarah Argentina lebih unggul. Kedua negara baru bertemu dua kali. Austria pernah menahan Argentina 1-1 dalam laga persahabatan pada tahun 1990 tetapi kalah 1-5 pada pertemuan tahun 1980.

Dari sisi strategi Argentina kemungkinan akan menguasai bola dan mencoba memaksa Austria bertahan lebih dalam. Kunci permainan mereka adalah kemampuan lini tengah menjaga tempo serta memberikan ruang bagi Messi untuk berkreasi.

Sementara itu, Austria akan berusaha mengganggu aliran bola Argentina dengan pressing agresif. Mereka membutuhkan transisi cepat dan efektivitas tinggi karena peluang menghadapi pertahanan Argentina kemungkinan tidak akan banyak. ben/AFP/G-1

Perkiraan Formas

Argentina 4-4-2

E Martinez

Molina, Romero, Li Martinez, Medina

De Paul, Mac Allister, Fernandez, Almada

Messi, La Martinez

Austria 4-2-3-1

A Schlager

Laimer, Lienhart, Alaba, Mwene

Seiwald, X Schlager

Schmid, Chukwuemeka, Sabitzer

Kalajdzic

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.