Antisipasi Kelangkahan LPG 3Kg, Pertamina Perkuat Pengawasan Distribusi di Tanjungbalai

Jumat, 19 Jun 2026, 10:01 WIB

MEDAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Tanjungbalai memperkuat pengawasan liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram bersubsidi guna mengantisipasi kelangkahan. 

Sales Branch Manager (SBM) Medan VII Gas Erky Randika mengatakan Pertamina mendistribusikan ke lima agen elpiji yang membawahi 209 pangkalan untuk disalurkan kepada masyarakat di wilayah itu. 

Ket. Foto: PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Pemerintah Kota Tanjungbalai melakukan rapat koordinasi antisipasi kelangkaan elpiji subsudi di Tanjungbalai, Kamis — Sumber: ANTARA

"Berdasarkan data operasional, Kami menyalurkan LPG 3 Kg di Kota Tanjungbalai mencapai sekitar 17.360 tabung per hari atau setara 52,08 MT," ujar Erky di Tanjungbalai, Kamis (18/6). 

Meski demikian, kata dia, pihaknya tetap melakukan pengawasan ketat serta berbagai evaluasi terhadap pangkalan yang salah dalam tata kelola, bahkan terindikasi melakukan kecurangan sehingga menyebabkan kelangkaan gas bersubsidi.

"Ya benar, kemarin kami juga mendapati adanya kesalahan tata kelola ditingkat Pangkalan. Untuk persoalan ini kami segera melakukan evaluasi dan pembenahan. Terhadap pangkalan curang atau nakal, jika terbukti kami akan menindak tegas," katanya.

Ia mengatakan evaluasi tersebut sebagai komitmen perusahaan dalam menjamin distribusi dan pengawasan stok energi termasuk elpiji di wilayah operasional termasuk di Kota Tanjungbalai. 

Wakil Wali Kota, Muhammad Fadly Abdina, meminta Pertamina untuk melakukan berbagai upaya dalam menjaga ketersediaan elpiji bersubsidi guna mengantisipasi kelangkahan di masyarakat. 

"Untuk itu, Pertamina diminta melalukan pembenahan terhadap pangkalan yang melakukan kesalahan tata kelola," ujar Fadly. 

Kepala Bagian Perekonomian Setdakot Tanjungbalai Rini Diana menambahkan semula ada 209 pangkalan yang mendistribusikan elpiji subsidi di wilayah itu.

Namun, menurut dia, dari jumlah tersebut hanya 107 pangkalan yang belakangan tercatat aktif menyalurkan elpiji tersebut. 

"Untuk HET LPG bersubsidi adalah Rp15.000 dan ditingkat pangkalan Rp17.000 per tabung 3 kilogram," ujar Rini Diana.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kongkalikong Rektor Unsoed dan Guru di Penerimaan Mahasiswa Baru, Satu Kursi Ditawarkan hingga Rp500 Juta!

Pemkab Pamekasan Beri Teguran ke Pelaku Usaha yang Gunakan Elpiji Bersubsidi

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Cegah Praktik Penyimpangan, Polda Papua Barat Kawal Distribusi Bantuan Pangan

Tanggulangi DBD, Program Wolbachia Mulai Diterapkan di Cengkareng

Harga Cabai Rawit Rp70.450/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

Sangat Menginspirasi! Ading Suhana Punya Cara Unik Selamatkan Hutan: Ajak Warga Tanam dan Budidaya Durian

Jumlah Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Parigi Moutong Mencapai 1.400 Ha

Jelang Kompetisi 2026–2027, Madura United Lakukan Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Indonesia-Tiongkok Dorong Penyelesaian Kode Etik Laut Tiongkok Selatan

Tak Berizin, Kepolisian Resor Bangka Barat Hentikan Tambang Liar Bijih Timah di Kadur

Pemkab Pamekasan Kirim Bantuan Air Bersih ke Desa-desa Terdampak Kekeringan

Kabar Duka, Sineas Imam Tantowi Meninggal Dunia pada Usia 80 Tahun

BPBD Kotim: Kondisi Medan Buat Mobilisasi Personel Maupun Peralatan Pemadam Jadi Lebih Sulit

Wujud Kepedulian Sesama, BKKP Berikan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif

BMKG Prakirakan Sejumlah Wilayah di Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Sabtu (22/8)

Wamenko Bidang Pangan Tinjau Karhutla Kalteng, Simbol Kehadiran Pemerintah

Jangan Lupa Bawa Payung! BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Sabtu

Wamenko Pangan Tinjau Karhutla di Kalteng, Pemerintah Tegaskan Komitmen dalam Tangani Kebakaran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.