Yogyakarta Luncurkan 'Masterclass' Tata Kampung Kota, Pemkot Gaet Akademisi dan IAI DIY

Kamis, 18 Jun 2026, 18:57 WIB

YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta menggandeng Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk melakukan penataan kampung di wilayah tersebut agar lebih kreatif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di Yogyakarta, Kamis (18/6), mengatakan, menata kampung secara infrastruktur, kultur, budaya, dan sosial membutuhkan ahlinya, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena lebih banyak bergerak pada aspek birokrasi dan administrasi.

Ket. Foto: Audiensi Pemerintah Kota Yogyakarta dengan Ikatan Arsitek Indonesia DIY di Yogyakarta, Kamis (18/6). — Sumber: ANTARA/HO-Dinas Kominfosan Yogyakarta

"Karena itu kami mengundang para ahli arsitek agar kampung-kampung di Kota Yogyakarta bisa ditata menjadi lebih bagus dan memiliki daya tarik," kata Hasto saat audiensi dengan IAI DIY terkait Wellness Architecture Masterclass Satu Kampung Satu Arsitek di Yogyakarta.

Menurut dia, penataan kampung tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tapi juga aspek sosial, budaya, dan karakter kawasan, sehingga keterlibatan profesional dinilai penting menghadirkan gagasan yang mampu meningkatkan kualitas lingkungan kampung.

Dia mengatakan, dukungan dari Ikatan Arsitek DIY menjadi modal besar bagi Kota Yogyakarta, apalagi terdapat sekitar 500 arsitek yang siap terlibat langsung mendampingi kampung-kampung.

Selain itu, kata dia, kolaborasi juga akan diperkuat dengan kehadiran para akademisi dan pegiat seni untuk memperkaya ide kreatif dalam proses perancangan kawasan.

Pemkot Yogyakarta berharap hasil penataan kampung nantinya tidak hanya sekadar baik, tapi mampu menghadirkan sesuatu yang melampaui ekspektasi masyarakat.

"Saya berpesan jangan hanya membuat sesuatu yang sekadar oke. Oke itu biasa saja, tetapi kalau 'wow' itu di luar ekspektasi dan bisa menjadi destinasi wisata. Itu yang terpenting," katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, program Satu Kampung Satu Arsitek akan diawali melalui proyek percontohan di wilayah Kemantren Pakualaman, sehingga kawasan itu menjadi lokasi awal penyusunan konsep penataan kampung yang nantinya dapat direplikasi ke wilayah lain.

Pada tahap awal kegiatan akan diawali dengan pemetaan dan kajian kondisi eksisting kawasan, selanjutnya para arsitek akan menyusun rancangan desain yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat setempat.

"Kita mulai dari Pakualaman sebagai pilot project. Nanti kondisi yang ada dipresentasikan terlebih dahulu, kemudian baru didesain. Setelah desainnya jadi, baru bisa kita sampaikan lebih detail," katanya.

Sementara itu, Ketua IAI DIY Erlangga Winoto mengatakan kegiatan Wellness Architecture Masterclass Satu Kampung Satu Arsitek merupakan bagian dari inisiatif pengembangan arsitektur berbasis kawasan yang mendorong keterlibatan langsung arsitek bersama masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif pengembangan arsitektur berbasis kawasan yang mendorong keterlibatan arsitek secara langsung bersama masyarakat," katanya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.