Satlinmas Rescue Istimewa Evakuasi Korban Laka Laut di Pantai Drini Gunungkidul

Kamis, 18 Jun 2026, 06:12 WIB

YOGYAKARTA - Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Rescue Istimewa (SRI) Wilayah Operasi II Pantai Baron berhasil mengevakuasi dua korban kecelakaan laut (laka laut) atau tenggelam di Pantai Drini, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (17/6).

Koordinator SRI Wilayah II Baron Marjono mengatakan dua korban tersebut berinisial MR (4) seorang balita laki-laki asal Solo dan Z (34) yang merupakan ibu kandung MR.

Ket. Foto: Evakuasi laka laut di Pantai Drini Gunungkidul. — Sumber: antara foto

"Kedua korban selamat, namun MR mengalami lemas dan syok karena diduga terlalu banyak menelan air laut," kata Marjono, di Yogyakarta, Rabu.

Ia menjelaskan kejadian bermula saat kedua korban bermain air di sisi barat Pantai Drini sekitar pukul 10.00 WIB. 

Tiba-tiba, lanjutnya, terdapat ombak besar datang dan menghempaskan keduanya hingga terbawa arus ke tengah laut.

"Saat ada ombak besar, kedua korban terhempas ombak dan terbawa arus ke tengah," katanya.

Petugas yang berjaga di Pos Pantai Drini yang melihat kejadian, lanjutnya, segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi kedua korban ke tepi pantai.

"Keduanya kemudian mendapatkan perawatan di pos, namun korban atas nama MR selanjutnya dibawa ke RSUD Saptosari," kata Marjono.

Menurut dia saat kejadian terdapat sembilan petugas yang berjaga di kawasan Pantai Drini, sehingga kedua korban dapat segera dievakuasi dan memperoleh pertolongan medis.

Sebelumnya dalam kesempatan terpisah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY Bagas Senoadji menjelaskan kecelakaan laut banyak terjadi di titik rawan rip current (arus balik) seperti di Pantai Parangtritis dan Pantai Depok, Kabupaten Bantul, serta di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul.

Ia menjelaskan keberadaan personel SRI berperan penting dalam upaya pencegahan dan penanganan cepat terhadap kejadian di kawasan pesisir dan wisatawan diimbau terus meningkatkan kewaspadaan terutama saat beraktivitas di perairan dengan bermain di area aman dan yang sudah ditentukan.

"Untuk wisatawan agar hati-hati bila berwisata air di pantai selatan DIY, awasi anak dan keluarga, serta taati imbauan petugas SRI. Harus di kawasan atau area yang aman yang sudah ditentukan oleh petugas SRI," kata Bagas.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.