Sejumlah Bangunan di Sulawesi Tengah Rusak akibat Gempa Magnitudo 6,7
Selasa, 16 Jun 2026, 13:43 WIBPALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan sejumlah bangunan dan infrastruktur di beberapa daerah mengalami kerusakan akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa (16/6) pagi.
âHasil pemantauan sementara menunjukkan terdapat kerusakan bangunan dan infrastruktur di sejumlah daerah terdampak. Tim reaksi cepat sedang melakukan pendataan di lapangan,â kata Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah Asbudianto di Palu, Selasa.
Berdasarkan laporan BPBD, di Kota Palu terjadi keretakan pada Jembatan III Palu serta beberapa bangunan dilaporkan roboh akibat guncangan gempa. Sementara di Kabupaten Sigi, sejumlah bangunan mengalami kerusakan, terjadi longsor di kawasan Gunung Kamarora, serta saluran air dilaporkan terputus.
Di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso, beberapa bangunan mengalami kerusakan. Selain itu, akses jalan di wilayah Napu, Kabupaten Poso, dilaporkan mengalami kerusakan dan masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
BPBD Sulawesi Tengah mencatat hingga pukul 13.38 WITA telah terjadi beberapa kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi, terdiri atas satu gempa bermagnitudo 5, 10 gempa bermagnitudo 4, 31 gempa bermagnitudo 3, dan empat gempa bermagnitudo 2.
Asbudianto mengatakan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD kabupaten dan kota terdampak terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
Sementara itu, data jumlah korban jiwa maupun pengungsi masih dalam proses pendataan. Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Sebelumnya, BMKG melaporkan peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, pukul 10.27 WIB.
BMKG mengonfirmasi bahwa episentrum atau pusat gempa bumi tersebut terletak di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di 42 kilometer arah tenggara Kota Palu.
Gempa bumi tersebut berkategori dangkal dengan kedalaman pusat gempa mencapai 10 kilometer, namun hasil pemodelan matematis menunjukkan aktivitas seismik ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.
- Bangunan Rusak
- gempa sulawesi tengah
- Gempa Magnitudo
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Terbongkar! 2 Truk Tangki Angkut 20.000 KL Bio Solar Ilegal di Morowali Utara, Polisi Turun Tangan
-
Pemecahan Rekor MURI untuk Tari dengan Kain Batik Terbanyak
-
UU Persaingan Usaha Harus Lindungi UMKM dari Praktik Tak Sehat
-
Rejang Lebong Kenalkan Konsep Wisata Berbasis Olahraga Hutan Kota
-
Lestari Moerdijat: Pemanfaatan Data Terkini Penting Atasi Persoalan Anak Putus Sekolah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.