Mancini Kembali Latih Timnas Italia, Ranieri Ditunjuk sebagai Direktur Teknik FIGC
Rabu, 29 Jul 2026, 07:48 WIBROMA â Roberto Mancini resmi kembali menangani Tim nasional sepak bola Italia untuk periode kedua setelah Giovanni Malago mengumumkan keputusan tersebut pada hari Selasa (28/7) waktu setempat. Bersamaan dengan itu, pelatih senior Claudio Ranieri dipercaya mengemban jabatan baru sebagai direktur teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Kembalinya Mancini menjadi bagian dari upaya besar FIGC membangun kembali kejayaan Gli Azzurri setelah kembali gagal menembus putaran final Piala Dunia.
Mancini menggantikan Gennaro Gattuso, yang meninggalkan jabatannya pada April lalu setelah Italia menelan kekalahan dalam laga kualifikasi Piala Dunia melawan Bosnia dan Herzegovina. Kekalahan itu memastikan Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sebuah catatan kelam bagi negara yang telah empat kali menjadi juara dunia.
Pengumuman penunjukan Mancini disampaikan Malagò dalam rapat Dewan Federal FIGC sebelum kemudian dikonfirmasi dalam konferensi pers. "Mancini adalah pelatih kami," ujar Malago.
Ia menegaskan bahwa Mancini merupakan sosok paling tepat untuk mengembalikan daya saing tim nasional Italia di level internasional. "Saya percaya orang terbaik untuk menjadi pelatih kepala adalah Roberto Mancini," katanya.
Pelatih berusia 61 tahun itu bukan sosok asing bagi publik Italia. Pada periode pertamanya menangani Gli Azzurri, Mancini berhasil mengantar Italia menjuarai Piala Eropa 2020 yang digelar pada 2021 setelah mengalahkan Inggris melalui adu penalti di Stadion Wembley.
Selama memimpin tim nasional, Mancini mencatat 58 pertandingan dan mengembalikan Italia sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Di level klub, rekam jejaknya juga terbilang mentereng. Ia pernah menangani Inter Milan, Fiorentina, serta Manchester City. Bersama Manchester City, Mancini mengakhiri puasa gelar liga selama 44 tahun dengan mempersembahkan trofi Liga Primer Inggris musim 2011-2012.
Selain menunjuk Mancini, FIGC juga mempercayakan posisi direktur teknik kepada Claudio Ranieri.
Pelatih berusia 74 tahun itu menggantikan Paolo Maldini, yang mengundurkan diri sehari sebelumnya bersama penasihat federasi, Leonardo.
Pengunduran diri keduanya terjadi setelah kandidat utama mereka untuk kursi pelatih tim nasional, Andrea Pirlo, batal diangkat akibat keterkaitannya dengan perusahaan taruhan asal Rusia.
Sebelum akhirnya menunjuk Mancini, FIGC juga sempat berusaha merekrut mantan pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Namun Guardiola menolak tawaran tersebut awal bulan ini.
Sebagai direktur teknik, Ranieri akan bertanggung jawab mengawasi pengembangan teknis dan pembinaan sepak bola elite di seluruh jenjang tim nasional Italia.
Malago mengatakan kehadiran Ranieri sangat penting dalam proses pengambilan keputusan.
"Saya membutuhkan seseorang yang dapat berbagi pandangan mengenai penunjukan pelatih. Tanpa kesamaan pandangan itu, pertimbangan saya tidak akan memiliki bobot yang cukup," ujar Malago. "Karena itulah hari ini Italia memiliki pelatih baru sekaligus direktur teknik yang baru."
Dengan duet Mancini dan Ranieri, FIGC berharap Italia mampu segera bangkit dan mengakhiri tren negatif yang membuat juara dunia empat kali itu absen dari tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Kembali Cetak Gol, Ole Romeny Ungkap Rahasia Dirinya Terus Bisa Bertaji
-
Pep Guardiola Bakal Jadi Nama Tribun Utara Stadion Etihad
-
Tragis Istri Tewas, Pasangan Lansia Jatuh ke Galian Gorong-gorong Depan Plasa Marina Surabaya
-
Usul Tambahan Anggaran, Marinus Gea Minta MPR Utamakan Kepentingan Rakyat
-
Babinsa TNI AD Bantu Bulog Capai Serapan Beras 3 Juta Ton
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.