- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump: Kesepakatan Akhiri ...
Trump: Kesepakatan Akhiri Konflik dengan Iran Segera Ditandatangani
Senin, 15 Jun 2026, 01:13 WIBJalur Diplomasi
WASHINGTON - Presiden AmeÂrika Serikat (AS) Donald Trump, pada Sabtu (13/6) waktu Washington meÂngatakan bahwa penandatanganan kesepakatan untuk mengakhiri konÂflik dengan Iran dijadwalkan berlangÂsung pada Minggu (14/6).Â
âKesepakatan tersebut dijadwalÂkan akan ditandatangani besok (MinÂggu-red),â tulis Trump melalui platÂform Truth Social, Sabtu (13/6).
Trump juga menyatakan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka kembali setelah kesepakatan tersebut ditandatangani. âFaktanya, mereka (Iran) tidak lagi menginginkan senÂjata nuklir, dan mereka juga tidak akan memilikinya, baik melalui pemÂbelian, pengembangan, maupun cara perolehan lainnya,â terang Trump.
Dia menambahkan bahwa hubungÂan antara kedua negara kini âjauh berÂbeda dan lebih baikâ dibandingkan pada masa pemerintahan Amerika Serikat sebelumnya. Trump juga meÂngatakan bahwa Amerika Serikat âakan masuk dan mengambil debu nuklirâ pada waktu yang dianggap tepat dan ketika situasi telah benar-benar tenang.
Menurut Trump, kesepakatan terÂsebut juga tidak mencakup transfer dana Amerika Serikat kepada Iran.
âBerbeda dengan pembayaran raÂtusan miliar dolar yang diberikan keÂpada mereka pada masa (mantan PreÂsiden AS Barack) Obama, termasuk 1,7 miliar dollar AS dalam bentuk uang tunai, tidak akan ada uang yang berÂpindah tangan,â kata Trump.
Sebelumnya pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Pakistan juga menyatakan bahwa upacara peÂnandatanganan kesepakatan dijadÂwalkan berlangsung pada Minggu.
âMereka (Menteri Luar Negeri PaÂkistan dan Arab Saudi) menyambut baik perundingan AS-Iran yang teÂlah memasuki tahap akhir, dengan upacara penandatanganan elektroÂnik dijadwalkan berlangsung besok,â tulis kementerian tersebut melalui platform X.
Pada Jumat, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meÂngatakan bahwa Teheran dan Washington belum perÂnah sedekat ini dalam menÂcapai sebuah nota kesepaÂhaman.
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan ShehÂbaz Sharif mengumumkan bahwa naskah final kesepakatan daÂmai telah disepakati.
Araghchi juga menegaskan bahwa Teheran tetap bersikeras bahwa satu-satunya cara yang dapat diteriÂma untuk menangani persediaan uraÂnium yang diperkaya tingkat tinggi milik Iran adalah dengan memprosÂesnya di wilayah Iran sendiri.
Tahap Pembahasan
Sementara itu Iran menyatakan bahwa keputusan final terkait keÂmungkinan memorandum kesepaÂkatan dengan AS masih dalam tahap pembahasan, menurut sumber yang mengetahui perkembangan tersebut, Minggu.
âIran belum mengÂumumkan keputusan final mengenai memorandum kesepakatan yang diusulÂkan,â kata sumber tersebut kepada kantor berita Fars.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.