City Bisa Saja Menyalip Arsenal
Jumat, 20 Feb 2026, 06:43 WIBLONDON - Langkah Arsenal dalam perburuan gelar Liga Inggris kembali tertahan. Bertandang ke markas juru kunci Wolverhampton Wanderers di Molineux, Kamis (19/2) dini hari WIB, The Gunners gagal mengamankan kemenangan karena gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan dipaksa bermain imbang 2-2.
Hasil ini menjadi angin segar bagi pesaing terdekat seperti Manchester City yang kini hanya terpaut lima poin dengan satu laga lebih sedikit. Kedua tim masih harus saling berhadapan di Etihad Stadium pada bulan April mendatang, aroma persaingan kian menyengat.
Arsenal sejatinya memulai laga dengan meyakinkan. Bukayo Saka membuka keunggulan lewat sundulan tajam pada menit kelima, memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah. Dominasi tim tamu berlanjut hingga babak kedua, saat Piero Hincapie menggandakan skor pada menit ke-56 melalui penyelesaian tajam dari dalam kotak penalti. Dalam posisi unggul 2-0, kemenangan tampak hanya tinggal menunggu waktu.
Namun, sepak bola kerap menghukum kelengahan. Wolves bangkit lewat sepakan melengkung Hugo Bueno pada menit ke-61 yang bersarang di sudut atas gawang David Raya. Gol tersebut menjadi titik balik psikologis. Arsenal mulai kehilangan kontrol permainan, aliran bola tak lagi rapi, dan tekanan meningkat seiring waktu yang terus berjalan.
Petaka tiba di masa injury time. Tom Edozie, remaja 19 tahun yang menjalani debutnya, memanfaatkan miskomunikasi antara Raya dan Gabriel Magalhaes untuk mencetak gol penyeimbang pada menit keempat tambahan waktu. Molineux bergemuruh, di sisi lain para pemain Arsenal tertunduk lesu.
âAda perbedaan besar antara permainan babak pertama dan kedua. Standar turun dan kami dihukum,â ujar Saka kepada BBC. Nada serupa disampaikan manajer Mikel Arteta. âSangat mengecewakan kehilangan dua poin. Apa yang kami lakukan di babak kedua jauh dari standar yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan di Liga Inggris. Ketika Anda tidak tampil maksimal, Anda akan dihukum,â tandasnya.
Ini bukan pertama kali Arsenal gagal mempertahankan keunggulan. Pekan sebelumnya mereka juga ditahan imbang Brentford. Secara keseluruhan, tim London utara itu telah kehilangan 11 poin dalam delapan pertandingan liga sepanjang 2026. Angka ini mencerminkan inkonsistensi pada fase krusial musim.
Padahal, awal bulan ini Arsenal sempat unggul sembilan poin di puncak klasemen. Bahkan âThe Gunnersâ sudah disebut untuk merebut juara lebih awal. Kini, jarak tersebut menyusut drastic. Situasi ini membuka peluang lebar bagi City yang dikenal piawai menekan di fase akhir musim. Dia bisa menyalip di tikungan terakhir liga.
Jadwal Padat
Arsenal (58 poin) akan menghadapi jadwal padat sebelum jeda internasional Maret. Derby London Utara melawan Tottenham Hotspur menanti akhir pekan ini. Kemudian, disusul laga kandang kontra Chelsea dan lawatan ke markas Brighton. Setelah itu, Everton dan Bournemouth menjadi lawan berikutnya. Setiap laga terasa seperti final.
Di sisi lain, City (53 poin) berpeluang memaksimalkan momentum. Mereka dijadwalkan menjamu Newcastle United sebelum menghadapi Leeds, Nottingham Forest, dan West Ham. Secara matematis dan psikologis, tekanan kini perlahan bergeser ke kubu Arsenal.
Arteta menyadari timnya harus segera bangkit. âKami harus kritis terhadap diri sendiri. Anda harus berdiri tegak ketika momen sulit datang. Kami harus menunjukkan seberapa besar kami menginginkannya,â tegasnya.
Bagi Arsenal, ambisi mengakhiri puasa gelar liga sejak 2004 kini diuji bukan hanya oleh kualitas teknis, tetapi juga kekuatan mental. Musim belum selesai, namun satu hal pasti: perebutan mahkota Liga Inggris musim ini akan ditentukan oleh ketahanan menjaga fokus hingga peluit akhir berbunyi. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Bapanas Pangan Strategis Wilayah Jatim Stabil Pasok Ramadan
-
Angin Kencang Sebabkan Kerusakan Atap Stadion Pakansari
-
Pemkab Sidrab Panen Raya Padi Gunakan Alsintan Modern
-
Dinas Pendidikan Jatim Dorong Kemandirian Pangan Lewat Program Sikap di Sekolah
-
SPPG di Jepara Wajib Transparan! Label Harga dan Kandungan Gizi Kini Harus Dicantumkan
-
Menko Perekonomian Ungkap Tarif Dagang dengan AS Bisa Turun Hingga 10 Persen
-
Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026 Resmi Dibuka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.