PT KAI: Penumpang Kereta Jakarta-Bandung Naik Jadi 44,05 Juta

Minggu, 14 Jun 2026, 16:00 WIB

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 44.049.159 pelanggan pada lintas Jakarta menuju Bandung. Realisasi perjalanan tersebut tumbuh sebesar 8,20 persen dibandingkan catatan periode sebelumnya sebanyak 40.709.534 orang.

Data akumulasi pergerakan penumpang itu tercatat selama kurun waktu sejak Januari hingga Mei 2026. Layanan itu meliputi kereta api jarak jauh, kereta lokal, Commuter Line Cikarang, hingga kereta cepat Whoosh.

Ket. Foto: — Sumber: KAI

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengonfirmasi keberagaman layanan yang tersedia bagi masyarakat. KAI merilis data volume penumpang itu secara resmi pada hari Sabtu (13/6).

“Mobilitas Jakarta–Bandung terus berkembang. Karena itu, KAI menghadirkan berbagai pilihan layanan agar pelanggan dapat menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan, mulai dari perjalanan langsung ke Stasiun Bandung, akses menuju Stasiun Kiaracondong dan Cimahi, hingga perjalanan lanjutan ke Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Purwokerto,” ujar Anne.

Kereta api Parahyangan menjadi layanan langsung dari Gambir menuju Bandung PP bagi para pelanggan. Kereta tersebut melayani 475.072 pelanggan dengan peningkatan sebesar 38,57 persen sepanjang lima bulan pertama.

Selanjutnya, Kereta Api Papandayan melayani relasi dari Stasiun Gambir menuju wilayah Garut pulang pergi. Layanan tersebut tercatat mengangkut sebanyak 180.640 penumpang dengan pertumbuhan positif sebesar 18,91 persen pada tahun ini.

Pilihan lain berupa Kereta Api Pangandaran relasi Gambir menuju Banjar yang melewati Stasiun Bandung. Kereta api tersebut tercatat melayani sebanyak 146.160 pelanggan selama periode lima bulan pertama ini.

KAI juga menyediakan layanan Kereta Api Cikuray dari Stasiun Pasar Senen menuju Garut pulang pergi. Layanan kereta tersebut tercatat mengangkut sebanyak 266.993 pelanggan dengan kenaikan mencapai sebesar 7,13 persen.

Sementara itu, Kereta Api Serayu rute Pasar Senen menuju Purwokerto menjadi alternatif tujuan Bandung Raya. Kereta api tersebut melayani pemberhentian Stasiun Kiaracondong serta Stasiun Cimahi dengan total 568.759 pelanggan.

Untuk layanan Commuter Line Cikarang tercatat telah mengangkut sebanyak 36.294.605 pelanggan pada tahun ini. Sedangkan Kereta Api Walahar relasi Cikarang menuju Purwakarta tercatat melayani sebanyak 1.807.649 orang penumpang.

Kereta Api Jatiluhur relasi Cikarang menuju Cikampek juga tercatat melayani sebanyak 575.808 orang pelanggan. Layanan kereta lokal Cibatuan serta Garut Cibatuan tercatat telah melayani sebanyak 1.317.737 orang pelanggan.

Selain itu, Anne memaparkan bahwa keberagaman layanan kereta api memberikan ruang pilihan bagi masyarakat. Kereta cepat Whoosh sendiri tercatat mengangkut sebanyak 2.415.736 orang penumpang pada kurun waktu tersebut.

“Setiap layanan memiliki karakter dan pasar masing-masing. Yang paling penting, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk bepergian dengan transportasi berbasis rel yang aman, nyaman, efisien, dan terhubung dengan berbagai stasiun tujuan,” kata Anne.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, mengimbau para pelanggan untuk merencanakan perjalanan. Pemesanan tiket kereta api jarak jauh dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Access milik KAI.

“KAI akan terus memperkuat layanan, konektivitas, dan kemudahan perjalanan agar kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian dari Jakarta menuju Bandung, Garut, Priangan Timur, Purwokerto, dan berbagai stasiun lain di Jawa Barat,” kata Wisnu. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.