Pasca Puting Beliung di Kerinci, Petugas Gabungan Gotong Royong Bersihkan Puing Bangunan.

Selasa, 28 Jul 2026, 12:00 WIB

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci, Jambi, Dedi Andrixal mengatakan pasca angin puting beliung pada Senin (27/7) petang yang menyapu Desa Tutung Bungkuk dan Desa Koto Rendah, Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci, petugas gabungan hari ini gotong royong membersihkan sisa puing bangunan yang terdampak.

"Rata-rata atap rumah warga banyak rusak, hari ini kita lakukan gotong royong," kata Dedi Andrizal di Kerinci, Selasa.

Ket. Foto: Atap rumah warga runtuh akibat disapu angin puting beliung yang melanda dua desa di Kabupaten Kerinci. — Sumber: Antara Foto

Berdasarkan data yang dihimpun, lanjutnya, tercatat 28 rumah warga terdampak dalam peristiwa itu. Umumnya kerusakan hanya melanda bagian atap rumah warga.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Pihaknya hingga kini masih mendata kerugian material akibat peristiwa angin puting beliung yang melanda dua desa di Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

"Tidak ada korban jiwa, 28 rumah dilaporkan rusak, hari ini dilaksanakan gotong royong BPBD dan masyarakat," ucapnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Depati Parbo Kerinci, Jambi, Kurnianingsih mengeluarkan analisis kejadian pada tanggal 27 Juli 2026 itu.

Ia menjelaskan fenomena angin puting beliung umumnya terjadi pada siang atau sore hari pada saat peralihan musim, yaitu peralihan musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Namun tidak menutup kemungkinan angin puting beliung juga dapat terjadi pada saat musim hujan, dikarenakan banyaknya pertumbuhan Awan Cumulonimbus (CB) pada saat musim hujan.

Berdasarkan analisis streamline pada tanggal 27 Juli 2026, terdapat daerah belokan angin di wilayah Kabupaten Kerinci dapat memicu pertumbuhan awan CB sehingga dapat mengakibatkan terjadinya fenomena angin puting beliung.

Konvektivitas lokal yang cukup kuat juga memicu terjadinya pembentukan awan CB di wilayah Kabupaten Kerinci, kata dia, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya fenomena angin puting beliung.

Walaupun saat ini musim kemarau, lanjutnya, potensi terjadinya angin puting beliung tetap ada akibat dari proses penguapan dari pemanasan sinar matahari dan pembentukan awan-awan hujan yang berkembang menjadi awan CB.

"Untuk wilayah Kerinci waspadai juga terjadinya hujan es," ujar Kurnianingsih.

  • Angin Puting Beliung

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Tingkatkan Efektivitas Pemadaman Karhutla Gambut, Polda Kalimantan Selatan Gunakan Cairan Tepung

Gunung Semeru Alami 21 Kali Gempa Letusan dalam Enam Jam, TNBTS Tutup Total Jalur Pendakian

Liga Inggris: Para Pesaing Arsenal Memburu Kebangkitan setelah Awal yang Sulit

Jaga Harga Bahan Pangan, Pemprov Sumut Inisiasi Gerakan Pangan Murah Serentak

MotoGP: Marc Marquez Berpeluang Kejar Martin di Aragon

BMKG Ingatkan Masyarakat Dampak Perubahan Cuaca hingga Gangguan Jarak Pandang di Beberapa Daerah

Serie A Italia: Inter Milan dan Para Pesaing Scudetto Bertekad Lanjutkan Awal Sempurna

Liga Champions: PSG Jumpa Lawan Berat, Hadapi Barcelona, Manchester City dan Aston Villa

Beberapa CCTV di Jakarta Dirusak saat Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Makin Waswas

Titik Temu Masa Lalu dan Masa Kini

Hasil Undian Liga Champions, Tim-tim Besar Saling Bertemu

Seleksi Khusus Kepala Desa, Pemkab Bekasi Tekankan Aspek Objektif

Carabao Cup: Chelsea ke Putaran Tiga setelah Kalahkan Luton Town 2-0

BMKG Prakirakan Sejumlah Kota Besar pada Jumat (28/8) Hujan dan Diselimuti Kabut Asap

Candi Muara Takus, Jejak Kehidupan Sriwijaya di Tepi Sungai Kampar

Pemprov Sulut Targetkan Inklusi Keuangan 95,11 Persen Tahun 2030

Arsenal Dapat Angin Segar dalam Perburuan Julian Alvarez, Transfer 2,77 Triliun Rupiah Terbuka

Bursa Transfer: Berstatus Bebas Transfer, Leon Goretzka Resmi Gabung Aston Villa

Hasil Liga Conference: Ajax Lolos ke Fse Grup Usai Taklukkan Sion 5-3, Maarten Paes Dicadangkan

Gebrakan Pramac Yamaha, Izan Guevara Resmi Kunci Tiket Emas MotoGP 2027

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.