• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Anak di Bawah 2 Tahun Dila...

Anak di Bawah 2 Tahun Dilarang Screen Time, IDAI Waspadai Gangguan Perkembangan

Minggu, 14 Jun 2026, 16:30 WIB

Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau orang tua untuk menerapkan zero screen time atau tanpa paparan layar pada anak berusia di bawah dua tahun guna mencegah gangguan tumbuh kembang.

Ketua Umum PP IDAI Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A., Subsp.Kardio(K) mengatakan paparan gawai sejak usia dini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan perkembangan pada anak.

Ket. Foto: Ketua Umum PP IDAI Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K) saat kegiatan puncak HUT ke-72 IDAI di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (14/6). — Sumber: Antara

"Kami mengimbau agar anak di bawah 2 tahun harusnya zero screen time," kata Piprim saat kegiatan puncak HUT ke-72 IDAI di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Minggu (14/6).

Menurut dia, penggunaan gawai yang berlebihan tidak hanya berkaitan dengan berkurangnya aktivitas fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial.

Ia mengatakan tren penggunaan gawai pada anak usia dini menjadi salah satu faktor yang turut berkontribusi terhadap munculnya berbagai masalah perkembangan.

"Selain penyakit metabolik, ada juga gangguan perkembangan seperti keterlambatan bicara atau speech delay hingga virtual autism," ujarnya.

Piprim menilai sebagian orang tua masih mengandalkan gawai untuk menenangkan anak saat beraktivitas sehingga penggunaan perangkat elektronik menjadi semakin sulit dikendalikan.

"Orang tua seringkali senang anaknya anteng melihat gadget agar mereka bisa asyik sendiri dengan media sosial, padahal itu bisa menyebabkan gangguan perkembangan serius," katanya.

Selain masalah perkembangan, IDAI juga menyoroti meningkatnya kasus penyakit akibat gaya hidup atau new lifestyle diseases pada anak, seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes melitus tipe 2 yang muncul pada usia semakin muda.

Menurut Piprim, kondisi tersebut berkaitan dengan pola makan yang tidak sehat serta kurangnya aktivitas fisik akibat semakin tingginya waktu yang dihabiskan anak di depan layar.

Karena itu, ia mengimbau orang tua untuk membatasi penggunaan gawai sesuai usia anak serta mendorong anak lebih aktif bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan sekitar guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

  • Tumbuh Kembang Anak

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Utang Meningkat, Rakyat Jepang Mulai Cemas Kondisi Fiskal

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.