Maresca Tegaskan Manchester City Belum Berhenti Berburu Pemain

Selasa, 18 Agu 2026, 06:00 WIB

MANCHESTER — Kekalahan telak dari Arsenal tidak mengubah rencana Manchester City di bursa transfer. Pelatih Enzo Maresca memastikan klubnya masih akan aktif mendatangkan pemain sebelum jendela transfer ditutup.

Manchester City mengawali musim kompetitif dengan hasil mengecewakan setelah takluk 0-3 dari Arsenal dalam Community Shield, Minggu. Namun, Maresca menegaskan hasil pertandingan tersebut tidak memengaruhi evaluasi maupun rencana transfer klub.

Ket. Foto: Enzo Maresca. — Sumber: Manchester City

“Kami sudah tahu sebelum pertandingan apa saja yang perlu kami lakukan. Bukan karena kami kalah atau menang lalu kami berpikir berbeda,” kata Maresca kepada wartawan.

“Kami cukup jelas mengenai apa yang harus dilakukan dan tentu saja kami akan melakukan sesuatu sebelum bursa transfer ditutup.”

City memang tengah melakukan pembenahan skuad. Klub telah mengeluarkan rekor 116 juta poundsterling atau sekitar 2,5 triliun rupiah untuk mendatangkan Elliot Anderson. Belanja besar tersebut dilakukan ketika masa depan gelandang Spanyol Rodri juga dikabarkan semakin dekat dengan pintu keluar Etihad Stadium.

Rodri disebut menjadi salah satu pemain yang berpotensi meninggalkan City setelah Barcelona dikabarkan mengajukan tawaran besar untuk gelandang peraih Ballon d'Or 2024 tersebut. Situasi itu membuat kebutuhan City untuk memperkuat lini tengah semakin mendesak.

Selain Anderson, City juga dilaporkan semakin dekat dengan pemain muda Lille, Ayyoub Bouaddi. Gelandang Maroko berusia 18 tahun tersebut disebut memiliki banderol yang dapat mencapai 85 juta poundsterling.

Bouaddi menarik perhatian setelah tampil impresif di Piala Dunia tahun ini. Maresca enggan memberikan komentar secara spesifik mengenai pemain tersebut ketika ditanya mengenai kemungkinan transfer.

“Dia masih pemain Lille,” ujar Maresca.

Namun, pelatih City itu memberikan sinyal bahwa klub ingin setiap pemain baru segera bergabung agar memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan sistem permainan.

“Untuk setiap pemain baru, tentu semakin cepat mereka datang akan semakin baik. Jika mereka bisa mulai bekerja bersama kami secepat mungkin, itu akan lebih baik karena mereka juga bisa memahami cara kami bermain,” katanya.

Bagi Maresca, pembenahan skuad tidak semata-mata dilakukan sebagai reaksi terhadap kekalahan dari Arsenal. City sudah mengidentifikasi sejumlah kebutuhan sebelum laga Community Shield digelar.

Kekalahan 0-3 tersebut justru menjadi pengingat bahwa pekerjaan City untuk membangun kembali kekuatan skuad belum selesai. Maresca kini memiliki waktu terbatas untuk memastikan pemain-pemain baru dapat beradaptasi sebelum kompetisi Premier League benar-benar dimulai.

Manchester City akan mengawali perjalanan mereka di Premier League dengan menjamu Bournemouth pada Minggu mendatang. Laga tersebut menjadi kesempatan pertama Maresca membawa City meraih kemenangan dalam pertandingan liga sekaligus menunjukkan hasil dari perombakan skuad yang tengah dilakukan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.