BTN dan Universitas Airlangga Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Layanan Perbankan Digital

Jumat, 12 Jun 2026, 15:25 WIB

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertegas komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan nasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis dengan Universitas Airlangga (UNAIR), Kamis (12/6). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari transformasi BTN melalui strategi Beyond Mortgage yang memperluas peran perusahaan sebagai mitra strategis dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan kolaborasi dengan UNAIR tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga menjadi kemitraan jangka panjang yang memberikan nilai tambah bagi seluruh civitas akademika. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan mendorong inovasi nasional.

Ket. Foto: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertegas komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan nasional melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis dengan Universitas Airlangga (UNAIR), Kamis (12/6). — Sumber: Istimewa

"Indonesia memiliki lebih dari 2.800 perguruan tinggi yang menjadi pusat pengembangan talenta dan inovasi nasional. Dengan lebih dari 44.000 mahasiswa serta lebih dari 2.100 dosen dan tenaga pendidik, UNAIR adalah ekosistem besar yang memiliki multiplier effect signifikan bagi perekonomian dan pengembangan SDM nasional," ujar Nixon.

Melalui kerja sama tersebut, BTN akan menghadirkan berbagai layanan perbankan yang terintegrasi bagi institusi, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Sebagai bentuk implementasi awal, BTN berencana membuka outlet layanan di lingkungan kampus UNAIR guna memudahkan akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan.

Selain menyediakan layanan transaksi dan pembiayaan, BTN juga akan mendukung pengembangan ekosistem kampus yang modern dan inklusif. Kerja sama kedua pihak mencakup pengembangan sumber daya manusia, riset bersama, dukungan sarana pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak luas bagi lingkungan sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Nixon juga memberikan kuliah umum bertajuk Financial Glow Up for Gen Z kepada mahasiswa UNAIR. Ia menyoroti berbagai tantangan keuangan yang dihadapi generasi muda di tengah ketidakpastian ekonomi global serta pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Menurut Nixon, sekitar 64 persen Generasi Z di Indonesia mengalami stres finansial. Kondisi tersebut memicu fenomena doom spending atau perilaku belanja impulsif akibat pesimisme terhadap masa depan yang dipengaruhi oleh kenaikan biaya hidup, kebutuhan emosional, serta penggunaan utang yang tidak terencana.

Ia menekankan pentingnya menempatkan tabungan dan investasi sebagai prioritas utama dalam pengelolaan keuangan. Generasi muda juga didorong untuk memiliki tujuan keuangan yang jelas, membangun dana darurat, serta lebih bijak dalam menggunakan fasilitas pinjaman.

"Gen Z sangat dipengaruhi influencer finansial, padahal hanya 28 persen yang rutin memverifikasi nasihat tersebut. Saya mengajak Gen Z menerapkan Soft Saving, yaitu tetap menabung namun tetap menyisihkan uang untuk kebahagiaan dan kesehatan mental," jelas Nixon.

Sebagai dukungan terhadap kebutuhan digital generasi muda, BTN telah mengembangkan SuperApp Bale by BTN. Hingga Mei 2026, aplikasi tersebut telah digunakan oleh 4,22 juta pengguna dengan total 51,5 juta transaksi senilai Rp55,45 triliun.

Mayoritas pengguna Bale by BTN berasal dari kalangan milenial dan Generasi Z. Fitur pembayaran QRIS menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan, seiring meningkatnya tren transaksi digital di kalangan anak muda.

"Melalui literasi keuangan yang baik dan dukungan layanan digital yang inklusif, kita ingin menyiapkan generasi muda yang tidak hanya melek finansial, tetapi juga memiliki daya saing global," tegasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga, Muhammad Madyan, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor perbankan memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Kami menyadari bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor perbankan memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi bersama dalam pengembangan sumber daya manusia," ujarnya.

Menurut Madyan, kehadiran layanan perbankan digital di lingkungan kampus sangat relevan dengan karakter mahasiswa saat ini yang telah akrab dengan teknologi. Karena itu, pemahaman mengenai layanan keuangan digital menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda.

"Mahasiswa sekarang tidak ada yang tidak melek teknologi, terutama teknologi digital. Karena itu layanan perbankan yang berbasis digital sangat relevan dengan kebutuhan generasi saat ini," katanya.

Melalui kerja sama ini, BTN dan UNAIR berharap dapat menciptakan sinergi yang mendukung transformasi pendidikan, meningkatkan literasi keuangan generasi muda, serta memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai aktivitas akademik dan ekonomi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.