Terjadi 224 Gempa Susulan Usai Gempa Utama M 7,7 di Mindanao

Kamis, 11 Jun 2026, 22:35 WIB

Manado - Stasiun Geofisika Manado mencatat sebanyak 224 gempa susulan usai gempa utama M 7,7 mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina pada Senin, 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB.

"Jumlah gempa susulan yang dirasakan sebanyak dua kali," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli di Manado, Kamis.

Ket. Foto: Peta sebaran gempa susulan usai gempa pada hari Senin, 08 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, dengan magnitudo M7,7 pada kedalaman 47 kilometer. — Sumber: Antara

Hingga pukul 23:45:48 WIB pada 8 Juni 2026, jumlah gempa susulan sebanyak 123 kali, sementara pada 9 Juni 2026, jumlah gempa susulan yang terekam sebanyak 82 kali.

Selanjutnya hingga pukul 11:48:17 WIB pada 10 Juni 2026 jumlah gempa susulan tercatat sebanyak 19 kali.

Muhammad Zulkifli menambahkan, gempa susulan tertinggi dengan magnitudo 6,7 sementara terkecil magnitudo 2,8.

Total magnitudo dengan besaran lebih dari atau sama dengan 5 sebanyak 23 kali gempa susulan, sementara gempa yang dapat dirasakan sebanyak dua kali.

Hari Senin, 8 Juni 2026 pukul 06.37.42 WIB wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina diguncang gempa bumi tektonik dan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M7,7 pada kedalaman 47 kilometer.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80° LU; 125,14° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.

Gempa tersebut menyebabkan kerusakan bangunan rumah hingga fasilitas umum masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

  • gempa bumi

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.