PT KAI Sebut Pengguna Layanan Commuter Line Basoetta Naik 14,78 Persen

Kamis, 11 Jun 2026, 09:40 WIB

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) periode Januari hingga Mei 2026 mencapai 1.013.574 pelanggan atau meningkat 14,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 883.065 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan di Jakarta, Rabu (11/6), mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line Basoetta sebagai pilihan transportasi yang mampu memberikan kepastian perjalanan di tengah padatnya mobilitas kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Ket. Foto: Sejumlah penumpang Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta). — Sumber: ANTARA

Menurutnya mobilitas masyarakat terus meningkat dan kebutuhan terhadap transportasi yang dapat diandalkan semakin besar.

"Commuter Line Basoetta hadir sebagai pilihan perjalanan yang membantu pelanggan mengatur waktu dengan lebih baik, baik untuk bekerja, berbisnis, maupun melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat,” ujar Anne.

Commuter Line Basoetta menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banteng dengan pusat Kota Jakarta melalui enam stasiun pemberhentian, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Batu Ceper, Rawa Buaya, Duri, BNI City, dan Manggarai.

Layanan itu memudahkan pelanggan untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai kawasan bisnis, pusat pemerintahan, kawasan komersial, hingga jaringan transportasi perkotaan lainnya.

"Peran layanan ini semakin penting mengingat Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan gerbang udara utama Indonesia," ucap Anne.

Dia menyebutkan berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat melayani 34,76 juta penumpang dan 229 ribu pergerakan pesawat sepanjang tahun 2025.

Bandara Soekarno-Hatta juga menjadi pusat penerbangan domestik dan internasional yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai kota di dalam maupun luar negeri.

Tingginya aktivitas penerbangan tersebut menjadikan kebutuhan akan transportasi lanjutan yang efisien semakin relevan. Dengan jalur perjalanan yang terpisah dari kepadatan lalu lintas jalan raya, Commuter Line Basoetta memberikan alternatif mobilitas yang lebih terukur bagi masyarakat.

Pelanggan dapat memperkirakan waktu keberangkatan dan kedatangan dengan lebih baik sehingga perjalanan menuju pusat kota maupun menuju bandara dapat berlangsung lebih nyaman.

KAI terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.

Penguatan kualitas pelayanan, peningkatan kenyamanan di stasiun dan selama perjalanan, pengembangan integrasi antarmoda, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian dari langkah berkelanjutan yang dilakukan perusahaan.

Anne menambahkan transportasi publik yang andal memiliki kontribusi penting dalam mendukung produktivitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi perkotaan.

“Setiap menit memiliki nilai bagi masyarakat yang beraktivitas. Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang membantu pelanggan melakukan perjalanan dengan lebih pasti, nyaman, dan efisien," ucap Anne.

KAI berharap Commuter Line Basoetta dapat terus menjadi pilihan masyarakat untuk menghubungkan bandara dengan pusat Kota Jakarta.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di DPR, Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Rabu Ini

Kebakaran Hutan di Kalimantan: Bencana atau Terencana.

Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang Dimajukan ke Sore Hari

Tuntaskan Verifikasi, PBNU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara Muktamar Ke-35 NU

Unib Sulap Pisang Enggano Jadi Camilan Modern, Nilai Jual UMKM Royal Banana Caramel Makin Tinggi

BBNKB dan PBBKB Tak Jadi Naik, DPRD dan Pemprov Sulsel Sepakat Membatalkannya.

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Perum Bulog Jamin Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi Pangan di NTT

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Dokter Ungkap Cara Lindungi Diri agar Tak Mudah Sakit

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Nyatakan Mulai Bangun PLTS Gajah Mungkur

Harga Ikan Naik, Telur Ayam Jadi Alternatif Lauk Favorit Warga Gorontalo.

Terus Mengguncang, BMKG Catat 7.492 Gempa Susulan di NTT hingga Hari Ini

Mau Jadi Petugas Haji 2027? Pendaftaran Dibuka, Ini Syarat, Formasi dan Honor yang Perlu Diketahui

3.823 Hektare Padi di Tanah Bumbu, 800 Hektare Terdampak Kemarau Panjang.

Dinsos Tangsel Ungkap 5.127 Pemerima Bansos Terindikasi Judol

Cuaca Panas, Pemprov Babel Pangkas Rute Pawai PBB HUT Ke-81 RI Jadi 4 Km.

Wali Kota Banda Aceh: Aceh Butuh Kebijakan Tepat Hadapi Dinamika Masyarakat.

5 Rumah Sakit Tipe D di Maluku Naik Jadi Tipe C pada 2026, Pelayanan Diperkuat.

Karena Kerap Tercemar, Perumda Tirta Patriot Bekasi akan Ubah Teknologi Pengolahan dan Sumber Air Baku

Pemkab Nduga Salurkan Bantuan Sarana Perikanan untuk Kembangkan Usaha Masyarakat.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.