Langsung Kerja di Hungaria & Tiongkok! Lulusan Vokasi Kemenperin Tembus Perusahaan Kelas Dunia
Kamis, 11 Jun 2026, 12:16 WIBJAKARTA â Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri sebagai strategi utama mendukung transformasi manufaktur nasional dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Melalui program pendidikan vokasi industri dengan konsep link and match, Kemenperin berhasil mencetak ribuan tenaga kerja kompeten yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengembangan SDM industri merupakan investasi strategis untuk memperkuat daya saing manufaktur Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.
âSeluruh lembaga pendidikan vokasi industri Kemenperin disiapkan dengan spesialisasi dan kompetensi spesifik agar menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter industri yang kuat sehingga mampu berdaya saing secara global,â kata Menperin di Jakarta, Rabu (10/6).
Sepanjang 2025, Kemenperin menghasilkan 5.472 lulusan dari 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mayoritas lulusan terserap dunia kerja dalam waktu maksimal enam bulan setelah kelulusan.
Kepala Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Doddy Rahadi menegaskan keberhasilan penyerapan lulusan membuktikan efektivitas sistem pendidikan vokasi industri Kemenperin.
âPendidikan vokasi industri menerapkan sistem link and match sesuai kebutuhan industri, sehingga menghasilkan lulusan kompeten yang siap kerja. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan yang menyerap lulusan kami,â ungkap Doddy.
Program pembelajaran tidak hanya menekankan teori, tapi juga praktik langsung di lingkungan industri. Hasilnya terlihat dari kiprah lulusan di perusahaan nasional maupun internasional.
Jeihza Malik, lulusan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, kini bekerja di Mono Group Hungaria bagian Sanding Department.
âMendapatkan pekerjaan sebelum wisuda di kawasan industri Eropa adalah pengalaman yang tidak pernah saya bayangkan. Ini berkat pembelajaran teori, praktik, disiplin, dan interaksi dengan praktisi industri di Polifurneka,â ujar Jeihza
Kisah serupa datang dari Pipit Fitriyani, lulusan Politeknik STTT Bandung yang kini menjabat General Manager di PT TESTEX Testing and Certification.
âSaya menyadari setelah bekerja bahwa ilmu yang diperoleh sangat aplikatif. Di sekolah vokasi, kami tidak hanya dapat teori, tapi juga praktik langsung sehingga benar-benar siap kerja,â tutur Pipit.
Lulusan vokasi Kemenperin juga berpeluang melanjutkan studi ke luar negeri. Muhammad Daffa Kayana, lulusan SMK-SMAK Padang 2025, berhasil diterima di Nanjing Tech University, Tiongkok. Sebelumnya ia menjalani praktik kerja lapangan di Paragon Technology and Innovation.
âSelama menempuh pendidikan, saya mendapat banyak pengalaman berharga, baik teori maupun praktik laboratorium,â kata Daffa.
Untuk menjaga keberlanjutan pasokan SDM industri unggul, Kemenperin membuka akses pendidikan vokasi lewat program Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS). Program ini mendapat antusiasme tinggi masyarakat.
Pada JARVIS 2025, sebanyak 82,8 ribu pendaftar mengikuti seleksi masuk politeknik dan akademi komunitas Kemenperin, sementara 28,8 ribu pendaftar mengikuti seleksi masuk SMK Kemenperin.
Tingginya minat masyarakat menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap kualitas pendidikan vokasi industri Kemenperin yang terbukti menghasilkan lulusan kompeten, siap kerja, dan berdaya saing tinggi untuk mendukung pembangunan industri nasional.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Lawan Serbuan Impor! Kemenperin Resmikan Pabrik Kawat Baja Rp300 M di Subang, 40% Buat Ekspor
-
Bungkus Produk Asal-asalan? Menperin: IKM Bisa Kalah Saing Kalau Kemasan Nggak Naik Kelas
-
Kemenperin: Asesor Kompetensi Kunci Transformasi Manufaktur yang Adaptif
-
Perkuat Ekosistem, Kemenperin Libatkan IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
-
Jaga Keberlanjutan, Kemenperin Dorong Rumah Sakit Patuhi Standar Lingkungan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.