Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Langsung Kerja di Hungaria & Tiongkok! Lulusan Vokasi Kemenperin Tembus Perusahaan Kelas Dunia

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 12:16 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 Langsung Kerja di Hungaria & Tiongkok! Lulusan Vokasi Kemenperin Tembus Perusahaan Kelas Dunia Doc: istimewa
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat wisuda pendidikan vokasi Kementerian Perindustrian (Kemenperin) beberapa waktu lalu. Sepanjang 2025, Kemenperin menghasilkan 5.472 lulusan dari 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) industri sebagai strategi utama mendukung transformasi manufaktur nasional dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Melalui program pendidikan vokasi industri dengan konsep link and match, Kemenperin berhasil mencetak ribuan tenaga kerja kompeten yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pengembangan SDM industri merupakan investasi strategis untuk memperkuat daya saing manufaktur Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.

“Seluruh lembaga pendidikan vokasi industri Kemenperin disiapkan dengan spesialisasi dan kompetensi spesifik agar menghasilkan lulusan yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan karakter industri yang kuat sehingga mampu berdaya saing secara global,” kata Menperin di Jakarta, Rabu (10/6).

Sepanjang 2025, Kemenperin menghasilkan 5.472 lulusan dari 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mayoritas lulusan terserap dunia kerja dalam waktu maksimal enam bulan setelah kelulusan.

Kepala Badan Pengembangan SDM Industri (BPSDMI) Doddy Rahadi menegaskan keberhasilan penyerapan lulusan membuktikan efektivitas sistem pendidikan vokasi industri Kemenperin.

“Pendidikan vokasi industri menerapkan sistem link and match sesuai kebutuhan industri, sehingga menghasilkan lulusan kompeten yang siap kerja. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan yang menyerap lulusan kami,” ungkap Doddy.

Program pembelajaran tidak hanya menekankan teori, tapi juga praktik langsung di lingkungan industri. Hasilnya terlihat dari kiprah lulusan di perusahaan nasional maupun internasional.

Jeihza Malik, lulusan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal, kini bekerja di Mono Group Hungaria bagian Sanding Department.

“Mendapatkan pekerjaan sebelum wisuda di kawasan industri Eropa adalah pengalaman yang tidak pernah saya bayangkan. Ini berkat pembelajaran teori, praktik, disiplin, dan interaksi dengan praktisi industri di Polifurneka,” ujar Jeihza

Kisah serupa datang dari Pipit Fitriyani, lulusan Politeknik STTT Bandung yang kini menjabat General Manager di PT TESTEX Testing and Certification.

“Saya menyadari setelah bekerja bahwa ilmu yang diperoleh sangat aplikatif. Di sekolah vokasi, kami tidak hanya dapat teori, tapi juga praktik langsung sehingga benar-benar siap kerja,” tutur Pipit.

Lulusan vokasi Kemenperin juga berpeluang melanjutkan studi ke luar negeri. Muhammad Daffa Kayana, lulusan SMK-SMAK Padang 2025, berhasil diterima di Nanjing Tech University, Tiongkok. Sebelumnya ia menjalani praktik kerja lapangan di Paragon Technology and Innovation.

“Selama menempuh pendidikan, saya mendapat banyak pengalaman berharga, baik teori maupun praktik laboratorium,” kata Daffa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
Olahraga
PBSI Jaga Momentum Asian Ga...
Daerah
Biadab, Bapak Perkosa Anak ...

Harga Cabai Rawit Rp98.600/Kg, Telur Ayam Rp28.300/Kg

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp98.600/...

Gawat, Warga Jakarta Terlalu Banyak Lemak

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Gawat, Warga Jakarta Terlal...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.