Investor Tepuk Tangan, IHSG Hari Ini Melesat di Tengah Gejolak Pasar

Rabu, 10 Jun 2026, 17:40 WIB

JAKARTA – Penguatan IHSG mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap respons pemerintah dan otoritas ekonomi dalam menghadapi gejolak pasar keuangan.

Apresiasi pasar terhadap berbagai kebijakan stabilisasi menunjukkan bahwa pelaku investasi melihat adanya komitmen untuk menjaga fundamental ekonomi, meredam tekanan eksternal, serta mempertahankan iklim investasi yang kondusif.

Ket. Foto: Ilustrasi - Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta. — Sumber: ANTARA/ Dhemas Reviyanto

Sentimen positif ini menjadi faktor pendorong masuknya dana ke pasar saham, meskipun investor tetap mencermati perkembangan risiko global yang masih berpotensi memengaruhi pergerakan pasar ke depan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/6) sore, ditutup menguat 155,73 poin atau 2,71 persen ke posisi 5.902,38 seiring para investor memberikan apresiasi atas kebijakan yang telah ditetapkan dalam menghadapi gejolak pasar keuangan di dalam negeri.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 20,16 poin atau 3,54 persen ke posisi 589,48.

"Rebound IHSG berlanjut antara lain didukung oleh koreksi harga minyak mentah dunia serta penguatan nilai tukar rupiah. Selain itu investor domestik mengapresiasi mulai adanya respons pemerintah menghadapi gejolak pasar modal Indonesia," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, IHSG melanjutkan penguatan seiring dengan respons positif pelaku pasar terhadap kebijakan domestik yang ditetapkan terkait dengan pasar modal dan moneter.

Pada Selasa (10/06), telah dilakukan pembahasan antara DPR RI, Danantara Indonesia, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), BPJS, serta asuransi BUMN soal rencana program buyback (pembelian kembali) saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big caps) BUMN.

Pada hari sama, Bank Indonesia (BI) menaikkan tingkat suku bunga acuannya sebesar 25 bps ke level 5,50 persen, melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan.

Kenaikan BI-Rate memberikan dampak terhadap kurs rupiah yang menguat 114,00 poin atau 0,63 persen ke posisi 17.944 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (10/06).

Sementara itu, dari mancanegara, bursa kawasan Asia melemah dampak tensi geopolitik, setelah AS melancarkan serangan bela diri terhadap Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter AS.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan. Hal itu meningkatkan kekhawatiran atas ketidakstabilan regional yang lebih luas dan mendorong harga minyak lebih tinggi.

Harga energi global yang tinggi akibat konflik regional memicu kekhawatiran tentang inflasi dan kemungkinan kenaikan suku bunga bank sentral. Di sisi lain, pasar juga menunggu data inflasi AS terbaru untuk sinyal baru tentang prospek kebijakan The Fed Federal Reserve.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua atau sebelas sektor menguat dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 4,43 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 3,57 persen dan 3,17 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu BABY, KBLV, FOLK, ASLI dan LCKM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni TPIA, APIC, ARKO, GMTD dan KJEN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.105.109 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 46,67 miliar lembar saham senilai Rp31,72 triliun. Sebanyak 571 saham naik, 148 saham menurun dan 96 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 1,66 persen ke 64.330,00, indeks Shanghai melemah 0,42 persen ke 3.993,23, indeks Hang Seng melemah 0,64 persen ke 24.407,96, dan indeks Strait Times melemah 1,28 persen ke 4.958,85.

  • Ihsg hari ini

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Purbaya: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Paling Cepat bisa Berlaku September 2026

Ajang Lari Cirebon QRIS Run 2026, Sarana Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan QRIS

Inovasi Investasi dan Layanan Privilege Antarkan Danamon Raih Dua Penghargaan

Dompet Dhuafa Siapkan 81 Ton Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT

Purbaya: Insentif Motor Listrik Sudah Bisa Berlaku Mulai September 2026

7.000 Warga Pulau Palue Butuh Air Bersih, KemePU Kerahkan Tandon dan Survei Geolistrik

Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara

OT Group Konsisten Gelar Upacara Kemerdekaan di Pabrik dan Depo

LG Perkuat Pemasaran WashTower, Gandeng Dealer Spesialis untuk Perluas Edukasi Konsumen

Nelayan Kendari Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang pada 19 hingga 22 Agustus 2026

KAI Bangun 8 Tower Rusun MBR di Manggarai, Harga dan Skema Kredit Jadi Sorotan

Triwulan II-2026, Sektor Transportasi dan Pergudangan Tumbun 5,65%

InJourney Destination Bantu Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Pascagempa di NTT, Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal

Sumatera Utara Diprediksi BMKG Masih Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan

Sejarah Mencatat! Akan Ada Pemain Indonesia Pertama Berlaga di Liga Champions

Dari Rumah Kontrakan Menuju Kemandirian Finansial: Perjalanan Inspiratif Seblak Ngapak Bali

Update Transfer Sementara Liga Jerman: Saibari Ditebus Bayern dari PSV Eindhoven, Segini Harganya!

Minim Tempat Rehabilitasi Narkoba, DPRD DKI Dorong Rumah Sakit Khusus

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.