Argentina Terus Kejar Hasil Sempurna

Selasa, 09 Jun 2026, 06:48 WIB

AUBURN, AMERIKA SERIKAT – Hitung mundur menuju Piala Dunia 2026 terus berjalan. Tim juara bertahan Argentina akan memanfaatkan laga persahabatan melawan Islandia di Jordan-Hare Stadium, Auburn, Alabama, Rabu (10/6) pagi WIB, sebagai ajang pemantapan tim sebelum mempertahankan mahkota juara dunia yang diraih di Qatar empat tahun lalu.

Bagi Argentina, pertandingan ini bukan sekadar laga uji coba biasa. Tim asuhan Lionel Scaloni tengah berada dalam tren yang sangat positif dengan enam kemenangan beruntun. Sebaliknya, Islandia datang dalam situasi yang jauh berbeda setelah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.

Ket. Foto: Para pemain Argentina merayakan setelah mencetak gol kedua mereka selama pertandingan sepak bola persahabatan internasional antara Argentina dan Honduras di Kyle Field di College Station, Texas pada 6 Juni 2026. — Sumber: RONALDO SCHEMIDT / AFP

Kesuksesan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 tak lepas dari peran besar Lionel Messi. Kini, di usia 38 tahun, kapten tim itu masih menjadi pusat perhatian ketika Albiceleste bersiap menghadapi tantangan baru di Amerika Utara tahun depan.

Argentina sebenarnya sudah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 sejak Maret 2025. Meski menutup fase kualifikasi zona Amerika Selatan dengan kekalahan tipis 0-1 dari Ekuador, mereka tetap finis di puncak klasemen dengan koleksi 38 poin, unggul sembilan angka atas pesaing terdekat.

Kekalahan tersebut ternyata menjadi titik balik. Sejak saat itu, Argentina tampil sempurna dengan meraih enam kemenangan beruntun. Kemenangan terbaru diraih akhir pekan lalu saat menundukkan Honduras 2-0.

Lebih impresif lagi, lima dari enam kemenangan tersebut diakhiri dengan catatan tanpa kebobolan. Stabilitas lini belakang menjadi salah satu modal utama Argentina. Produktivitas mereka juga tidak kalah mengesankan. Dalam enam pertandingan terakhir, Albiceleste berhasil mencetak 18 gol, rata-rata tiga gol per laga.

“Kami ingin terus berkembang meski sudah lolos dan berstatus juara bertahan. Setiap pertandingan menjadi kesempatan untuk menyempurnakan detail permainan dan menjaga mentalitas kompetitif tim,” ujar pelatih Argentina, Lionel Scaloni.

Scaloni menegaskan bahwa fokus tim asuhannya bukan hanya meraih kemenangan, tetapi juga menjaga keseimbangan antara performa individu dan kolektif. Menurutnya, laga melawan Islandia akan menjadi ujian yang baik untuk melihat kesiapan skuad menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

Di kubu lawan, Islandia berusaha membuka lembaran baru setelah kembali gagal lolos ke Piala Dunia. Setelah mencuri perhatian dunia saat tampil di Piala Dunia 2018 Russia, negara Nordik tersebut harus kembali absen untuk edisi kedua secara beruntun.

Pelatih Arnar Gunnlaugsson menghadapi pekerjaan rumah besar untuk mengembalikan daya saing timnya. Hasil-hasil terbaru menunjukkan performa yang jauh dari memuaskan. Islandia datang ke Alabama setelah kalah 0-1 dari Jepang pada tanggal 31 Mei lalu. Dalam pertandingan itu, Koki Ogawa mencetak gol kemenangan pada menit ke-87 setelah memanfaatkan aturan baru FIFA terkait batas waktu 10 detik dalam situasi tertentu. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.