• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ekosistem Kecerdasan Buata...

Ekosistem Kecerdasan Buatan End-to-End Siap Percepat Transformasi Digital

Minggu, 07 Jun 2026, 22:38 WIB

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat posisinya dalam pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) nasional dengan meluncurkan AIcosystem, sebuah ekosistem AI terpadu yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas AI di lingkungan TelkomGroup. Langkah ini dilakukan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan industri dan masyarakat terhadap solusi AI yang kuat, terintegrasi, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Peluncuran AIcosystem dilakukan di Jakarta, Kamis (4/6), oleh Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, bersama Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Ket. Foto: Acara peluncuran AIcosystem yang diadakan di Jakarta pada hari Kamis (4/6). Ekosistem AI terpadu ini mengintegrasikan infrastruktur, platform, dan solusi kecerdasan buatan untuk mendukung transformasi digital serta kedaulatan AI Indonesia. — Sumber: Telkom

Kehadiran AIcosystem menjadi bagian dari strategi transformasi digital TelkomGroup sekaligus mempertegas peran perusahaan sebagai penggerak ekosistem AI end-to-end di Indonesia. Melalui platform ini, Telkom mengintegrasikan pengembangan AI mulai dari infrastruktur, platform, hingga aplikasi dan solusi yang dapat dimanfaatkan oleh sektor bisnis, pemerintah, dan masyarakat.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan bahwa AIcosystem merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan AI sebagai fondasi transformasi digital yang mampu memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.

“AI bukan hanya perkembangan teknologi masa kini, melainkan fondasi baru transformasi digital yang perlu dibangun secara kolaboratif dan berkelanjutan. Dengan AIcosystem, kami menyatukan seluruh kekuatan AI TelkomGroup agar Indonesia memiliki ekosistem AI yang solid, terintegrasi, dan mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan daya saing bangsa,” ujarnya dalam peluncuran bertajuk Alcosystem bertatuk Beyond Innovation, Impact for the Nation di Jakarta, pada hari Kamis (4/6),

Menurut Dian, AIcosystem dirancang untuk mengorkestrasi berbagai inisiatif AI yang selama ini berkembang di masing-masing unit bisnis TelkomGroup agar dapat bergerak lebih sinergis. Integrasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang lebih relevan, bernilai tambah, dan mudah dikembangkan untuk berbagai kebutuhan.

Ekosistem tersebut menghimpun berbagai kapabilitas AI TelkomGroup, termasuk Telkom AI Center of Excellence (AI CoE), Telkomsel AI, Neutra Compute dari NeutraDC, AI Infomedia, AI Digiserve, hingga dukungan dari Telkom University.

Sebagai salah satu motor utama pengembangan AIcosystem, Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) mengusung lima pilar utama, yaitu AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, dan AI Native.

Melalui AI Campus, Telkom memperkuat kerja sama dengan dunia akademik untuk pengembangan talenta dan riset AI. Sementara AI Playground menjadi ruang eksplorasi bagi pengembang dan komunitas untuk mengembangkan berbagai inovasi berbasis AI. Di sisi lain, AI Connect berfungsi mempertemukan kampus, industri, komunitas, dan Telkom dalam satu ekosistem kolaboratif.

Adapun AI Hub berperan mempercepat transformasi ide menjadi solusi yang siap digunakan, sedangkan AI Native mendorong penerapan AI dalam proses kerja internal TelkomGroup agar semakin efisien dan produktif.

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menjelaskan bahwa AIcosystem dibangun menggunakan pendekatan full-stack AI, sehingga Telkom tidak hanya menghadirkan aplikasi berbasis AI, tetapi juga membangun fondasi teknologi secara menyeluruh.

“AIcosystem dibangun dengan pendekatan fullstack sehingga TelkomGroup tidak hanya menghadirkan solusi dalam bentuk aplikasi, tetapi juga memperkuat fondasi AI-nya melalui infrastruktur, data, model, dan platform. Pendekatan ini memungkinkan solusi yang lebih aman, scalable, dan relevan dengan kebutuhan bisnis maupun layanan publik di Indonesia,” kata Faizal.

Pendekatan tersebut mencakup tiga lapisan utama, yakni AI Infrastructure, AI Models & Platforms, serta AI Solutions & Applications.

Pada lapisan infrastruktur, Telkom menyediakan dukungan data center, GPU, CPU, dan kapasitas memori yang menjadi fondasi komputasi AI. Sementara pada lapisan model dan platform, perusahaan mengembangkan platform AI, big data platform, data aggregator, hingga Large Language Model (LLM) yang mendukung penggunaan Bahasa Indonesia.

Di tingkat aplikasi, Telkom telah menghadirkan berbagai solusi AI yang dirancang sesuai kebutuhan industri dan sektor publik. Berbagai implementasi tersebut mencakup pricing analytics, traffic management, HR profiling analytics, AI legal document review, hingga perencanaan infrastruktur berbasis AI.

Sejumlah sektor strategis telah memanfaatkan solusi AI TelkomGroup, mulai dari pendidikan, pemerintahan, transportasi, energi dan migas, keuangan, logistik, telekomunikasi, hingga manufaktur. Dalam sektor pendidikan, platform Pijar milik Telkom juga telah memanfaatkan AI untuk membantu guru melakukan koreksi esai secara lebih cepat dan konsisten.

Berbeda dengan layanan AI yang umumnya digunakan secara individual, Telkom menekankan pengembangan solusi AI untuk kebutuhan enterprise dengan mengutamakan keamanan data, tata kelola, serta integrasi dengan sistem bisnis yang telah ada. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menghasilkan analisis dan pengambilan keputusan yang lebih strategis berbasis data nyata.

Selain itu, AIcosystem dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik Indonesia. Dukungan terhadap LLM berbahasa Indonesia, penguatan keamanan data, serta penggunaan infrastruktur yang dibangun dan dioperasikan di dalam negeri menjadi bagian dari upaya memperkuat kedaulatan AI dan kedaulatan digital nasional.

Dari perspektif generasi muda, Raffi Ahmad menilai perkembangan AI membuka peluang besar bagi anak muda Indonesia untuk terus belajar, berinovasi, dan memperluas kolaborasi.

“Generasi muda adalah kelompok yang paling cepat beradaptasi dengan teknologi, termasuk AI. Yang penting bukan lagi apakah AI akan menggantikan manusia, tetapi bagaimana memanfaatkannya secara produktif, kreatif, dan bertanggung jawab. Kehadiran AIcosystem menjadi bukti bahwa Indonesia bukan hanya pengguna, tetapi juga pencipta AI,” ujar Raffi.

Melalui peluncuran AIcosystem, Telkom berharap dapat mempercepat adopsi AI di berbagai sektor sekaligus mendorong lahirnya inovasi digital yang mampu meningkatkan produktivitas, daya saing, dan nilai tambah ekonomi nasional. Dengan pendekatan yang mengintegrasikan infrastruktur, platform, talenta, dan solusi, perusahaan menargetkan AI menjadi salah satu penggerak utama transformasi digital Indonesia di masa depan.

  • Telkom
  • kecerdasan buatan
  • Direktur Utama Telkom Dian Siswarini
  • transformasi digital
  • TelkomGroup
  • Artificial Intelligence
  • AI Indonesia
  • AIcosystem

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.