• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Anak Belajar Memecahkan Ma...

Anak Belajar Memecahkan Masalah dan Mengelola Emosi Saat Bermain

Minggu, 07 Jun 2026, 13:02 WIB

JAKARTA – Aktivitas bermain tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi anak, tetapi juga merupakan bagian penting dari proses belajar, pembentukan karakter, serta penguatan hubungan dengan orang tua. Hal tersebut disampaikan Psikolog Keluarga Pritta Tyas di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya waktu bermain bersama keluarga.

Menurut Pritta, bermain memberikan ruang bagi anak untuk mengenal dunia di sekitarnya melalui pengalaman langsung. Saat bermain, anak belajar berkomunikasi, memecahkan masalah, mengelola emosi, mengembangkan kreativitas, hingga membangun rasa percaya diri. Karena itu, bermain seharusnya tidak dipandang sebagai aktivitas pengisi waktu luang semata, melainkan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak.

Ket. Foto: Suasana Talk Show Lego Playground “Main dan Jadi Hebat” di Main Atrium East Mall Level 1, Grand Indonesia pada hari Jumat (5/6). — Sumber: Lego

Pandangan tersebut sejalan dengan temuan Lego Play Well Report 2026 yang menunjukkan bahwa 98 persen keluarga berharap dapat memiliki lebih banyak waktu bermain bersama. Hasil studi itu juga menunjukkan bahwa bermain menjadi sarana efektif untuk membantu anak memahami lingkungan sekitar sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih hangat dan bermakna antara orang tua dan anak.

“Bermain merupakan bagian penting dari proses belajar anak. Melalui aktivitas bermain, anak tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dekat dengan orang tua. Interaksi yang terjadi selama bermain membantu anak merasa didengar, dihargai, dan lebih percaya diri dalam mengekspresikan dirinya,” ujar Pritta melalui keterangannya pada hari Jumat (5/6).

Menurutnya, aktivitas sederhana seperti menyusun balok, merakit mainan, mencoba berbagai ide baru, hingga menyelesaikan tantangan tertentu dapat membantu anak mengembangkan keterampilan hidup yang akan berguna hingga dewasa. Ketika anak dihadapkan pada tantangan saat bermain, mereka belajar mencari solusi, mencoba kembali setelah gagal, serta memahami bahwa setiap masalah memiliki lebih dari satu cara penyelesaian.

Pritta menjelaskan bahwa pengalaman-pengalaman tersebut menjadi fondasi penting bagi terbentuknya kemampuan berpikir kreatif, ketangguhan, dan kemampuan memecahkan masalah yang semakin dibutuhkan di masa depan.

Momentum liburan sekolah, lanjutnya, menjadi kesempatan yang baik bagi orang tua untuk meluangkan lebih banyak waktu bersama anak. Di tengah rutinitas yang padat, momen bermain bersama dapat menjadi cara sederhana namun efektif untuk memperkuat ikatan emosional dalam keluarga.

“Anak tidak selalu membutuhkan aktivitas yang rumit atau mahal. Yang paling penting adalah adanya keterlibatan orang tua. Ketika orang tua ikut bermain, anak merasakan perhatian dan dukungan yang membantu perkembangan emosional maupun sosial mereka,” katanya.

Semangat tersebut juga diangkat dalam kampanye Lego Playground bertajuk “Main dan Jadi Hebat” yang kembali digelar tahun ini. Kampanye tersebut mengajak keluarga melihat bermain sebagai bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus membangun keterampilan masa depan.

Melalui berbagai aktivitas interaktif yang tersedia, anak-anak diajak untuk berkreasi, berkolaborasi, dan menyelesaikan tantangan dengan cara yang menyenangkan. Beragam permainan dirancang untuk mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, rasa ingin tahu, serta kepercayaan diri anak.

Selain menghadirkan pengalaman bermain yang edukatif, kampanye ini juga ingin mengingatkan bahwa bermain dapat menjadi sarana membangun kenangan keluarga yang hangat dan bermakna. Dari ide-ide spontan hingga karya yang diciptakan bersama, setiap momen bermain dapat menjadi bagian dari proses tumbuh kembang anak yang tidak tergantikan.

Pritta menilai semakin banyak keluarga yang memahami pentingnya bermain akan semakin besar pula peluang anak untuk berkembang secara optimal. Ia menegaskan bahwa masa kanak-kanak merupakan periode penting dalam pembentukan berbagai keterampilan dasar yang akan memengaruhi kehidupan mereka di masa depan.

“Bermain adalah cara alami anak untuk belajar. Ketika orang tua memberikan ruang dan kesempatan bagi anak untuk bermain, sesungguhnya mereka sedang membantu anak mengembangkan kreativitas, keterampilan sosial, ketangguhan, serta rasa percaya diri yang akan menjadi bekal berharga di kemudian hari,” lanjutnya.

  • parenting
  • kreativitas anak
  • bermain
  • Kesehatan Mental Anak
  • pendidikan anak
  • Pritta Tyas
  • Psikolog Keluarga
  • Tumbuh Kembang Anak
  • Perkembangan Anak
  • Kepercayaan Diri Anak
  • Kemampuan Memecahkan Masalah
  • Keterampilan Sosial
  • Kecerdasan Emosional
  • permainan edukatif
  • Belajar Sambil Bermain

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.