Antisipasi Pendaki Ilegal, BB TNBTS Perketat Pengawasan Semeru

Sabtu, 06 Jun 2026, 19:26 WIB

MALANG, JAWA TIMUR - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memperketat pengawasan di Gunung Semeru untuk mencegah masuknya pendaki ilegal ke kawasan tersebut melalui jalur tidak resmi.

"Selain edukasi yang terus dilakukan melalui media sosial, sinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, dan relawan akan diperkuat untuk mencegah adanya aktivitas pendakian ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung maupun kelestarian kawasan TNBTS," kata Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Bambang Suriyono di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Ket. Foto: Sejumlah wisatawan berfoto saat mengunjungi Danau Ranukumbolo di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/Irfan Sumanjaya

Pengetatan pengawasan itu menindaklanjuti adanya insiden pendaki yang terperosok ke jurang Gunung Semeru lantaran melakukan aktivitas pendakian dari jalur tidak resmi, tepatnya melalui jalur Candi Jawar Purbakala, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Padahal, ia mengatakan Balai Besar TNBTS hanya menetapkan akses legal pendakian dari wilayah Ranu Pani di Kabupaten Lumajang.

"Kami menekankan jalur yang digunakan oleh para pendaki dalam kejadian ini bukan jalur resmi yang dikelola oleh Balai Besar TNBTS," ujar dia.

Balai Besar TNBTS akan melakukan evaluasi dalam rangka menguatkan pemberian informasi tentang segala peraturan yang berlaku di jalur pendakian gunung dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

Terlebih, saat ini juga diberlakukan pembatasan area pendakian yang hanya sampai Ranu Kumbolo.

Bambang menyampaikan langkah tersebut diterapkan lantaran menyesuaikan dengan situasi Gunung Semeru yang masih berada di level III.

"Apabila diperlukan akan dilakukan langkah pengamanan tambahan, seperti pemasangan papan larangan maupun pencegahan lainnya untuk meminimalkan aktivitas pendakian ilegal di Semeru," ujar dia.

Berdasarkan data dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, sebanyak 5.157 pendaki tercatat melakukan pendakian ke Gunung Semeru dalam rentang April hingga Mei 2026.

Dari 5.157 pendaki terdapat 5.080 pendaki merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), sedangkan 77 pendaki adalah warga negara asing.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari Kantor SAR Surabaya, pendaki yang sempat terperosok ke area jurang dengan kedalaman sekitar 375 meter di jalur pendakian tidak resmi Gunung Semeru sudah dievakuasi dan dalam keadaan selamat.

Korban bernama Cakra telah mendapatkan perawatan medis oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, pada Jumat (5/6) malam, setibanya di posko evakuasi.

Akibat terperosok ke dalam jurang, korban mengalami dislokasi pada engkel kaki bagian kanan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.