Pemkab Sleman Evaluasi Dugaan Kelalaian Pelayanan di RSUD Prambanan

Kamis, 04 Jun 2026, 18:15 WIB

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan penelusuran internal menyusul dugaan kelalaian pelayanan medis di RSUD Prambanan yang mencuat setelah meninggalnya seorang anak berusia tiga tahun. Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelayanan yang diberikan kepada pasien telah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan pemerintah daerah telah mengkaji kasus tersebut secara menyeluruh. Namun, hasil evaluasi belum dapat disampaikan kepada publik karena masih dalam proses pendalaman.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Antara

"Kami sudah melakukan evaluasi itu. Tapi saya belum bisa menyampaikan supaya tidak menimbulkan salah paham di media dan masyarakat," kata Harda di Sleman, Rabu.

Menurut Harda, terdapat sejumlah aspek pelayanan yang saat ini masih dipelajari lebih lanjut. Pemerintah daerah berupaya memperoleh gambaran utuh mengenai rangkaian penanganan pasien sebelum mengambil kesimpulan.

Ia juga mengaku telah mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Di saat yang sama, Pemkab Sleman melakukan evaluasi internal guna mengetahui apakah terdapat kesalahan dalam proses pelayanan kesehatan yang diberikan.

"Saat ini, proses evaluasi sedang berjalan. Kemudian, kami juga menyampaikan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban bila ada kekurangan dalam pelayanan. Mudah-mudahan tidak ada hal yang memberatkan kami. Kami berharap semua layanan rumah sakit baik di RSUD Prambanan maupun di Murangan, serta puskesmas sesuai prosedur," kata Harda.

Terkait laporan yang telah diajukan keluarga korban ke Polda DIY, Harda menegaskan pemerintah daerah siap memberikan keterangan apabila diperlukan dalam proses penanganan perkara.

"Kami sudah memerintahkan sekda untuk menindaklanjuti apakah dugaan itu kejadiannya seperti apa," katanya.

Sementara itu, Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta telah menerima laporan resmi terkait dugaan kelalaian penanganan medis di salah satu rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Saat ini, laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

"LP (laporan, red.) sudah ada, saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan.

Menurut Ihsan, penyelidikan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY. Penyidik berencana meminta keterangan dari sejumlah pihak guna mengumpulkan fakta dan memperjelas duduk perkara.

"Statusnya nanti kita akan informasikan lebih lanjut update-nya apabila sudah ada proses selanjutnya misalnya dinaikkan ke tahap penyidikan," kata Ihsan.

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, terlapor dalam perkara tersebut merupakan seorang direktur rumah sakit umum daerah di Yogyakarta.

Redaktur: Eko S

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tarif Parkir di Jakarta Naik? Dishub DKI Tegaskan Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Hanya Usulan

Datangi Berau, Menhut Raja Antoni Pastikan Karhutla Tak Ancam Habitat Orangutan.

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

Garuda Spark Innovation Hub: Babak Baru Pengembangan Inovasi Daerah

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi.

WhatsApp Buka Suara Terkait Penyebab Banyak Akun Pengguna Terblokir

Tiap Rumah Korban Gempa NTT Disiapkan Bantuan Rp15 Juta

Jelang Aksi 27 Agustus, Kemkomdigi Imbau Tak Sebar Ujaran Kebencian dan Provokasi di Medsos

"Jakarta One Running Series 2026" Hadir di 5 Titik Kota Jakarta, Simak Rangkaian Acaranya!

Calon Gubernur BI Akan Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

Polresta Tangerang Sekat Jalur Tol dan Stasiun Cegah Massa Aksi ke Jakarta, Inikah Negara Demokrasi?

Petenis Ukraina Hentikan Janice Tjen di Monterrey Open

Bali Makin Jadi Magnet Dunia, Penumpang Asing Dongkrak Trafik Bandara I Gusti Ngurah Rai

Harga Daging Mulai Bergejolak, Bapanas Intervensi Pasar

PLTS Pulau Sembur Jadi Mesin Ekonomi, Warga Tak Lagi Bergantung Genset

WhatsApp Sebut Kesalahan Sistem Buat Banyak Akun Pengguna Terblokir

Demo Besar-besaran pada Kamis (27/8), Polri Imbau Demonstrans Tertib dan Damai

UNDIP Gebrak Pertanian, Sawah Modern Ramah Lingkungan Siap Jadi Percontohan

DKI Bebaskan Denda Keterlambatan Guna Selesaikan Tunggakan Sewa Rusun

Damkar Lampung Selatan Berjibaku Padamkan Dua Titik Lokasi Karhutla

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.