Roland Garros: Sabalenka Singkirkan Naomi Osaka, Berrettini Melaju ke Perempat Final

Selasa, 02 Jun 2026, 08:25 WIB

PARIS – Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, menunjukkan dominasinya saat menyingkirkan juara Grand Slam empat kali, Naomi Osaka, pada babak 16 besar Prancis Open, Selasa (2/5) dini hari WIB. Di sektor putra, Matteo Berrettini memastikan tempat di perempat final turnamen Grand Slam untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

Sabalenka tampil impresif untuk mengalahkan Naomo Osaka dua set langsung, 7-5, 6-3, dalam pertandingan malam sektor putri yang digelar di Court Philippe Chatrier. Kemenangan tersebut mengantar petenis Belarusia itu ke babak delapan besar, di mana ia akan menghadapi Diana Shnaider.

Ket. Foto: Aryna Sabalenka. — Sumber: WTA

Shnaider lolos setelah mengalahkan juara Australian Open 2025, Madison Keys, dengan skor 6-3, 3-6, 6-0.

Sabalenka kini menjadi satu-satunya juara Grand Slam yang masih bertahan di nomor tunggal putra maupun putri Roland Garros. Ia tengah memburu gelar pertamanya di lapangan tanah liat Paris sekaligus berupaya menghapus kenangan pahit kekalahan dari Coco Gauff pada partai final tahun lalu.

Pencapaian tersebut juga menandai keberhasilan Sabalenka mencapai perempat final dalam 14 turnamen Grand Slam beruntun.

"Saya tidak menyangka servis saya akan berjalan sebaik itu. Saya merasa terus berkembang di setiap pertandingan dan secara keseluruhan sangat senang dengan performa saya hari ini," ujar Sabalenka.

Bagi Naomi Osaka, langkah di babak 16 besar menjadi pencapaian terbaiknya sepanjang karier di Roland Garros. Petenis Jepang itu kembali tampil dengan gaun emas berkilauan yang sebelumnya ia sebut terinspirasi oleh Menara Eiffel pada malam hari.

Laga Sabalenka kontra Osaka juga menjadi pertandingan tunggal putri pertama yang menempati sesi utama malam hari sejak Sabalenka menghadapi Sloane Stephens pada putaran keempat Roland Garros 2023.

"Saya berharap pertandingan hari ini menjadi awal yang baik. Seolah-olah kami membuka pintu bagi pertandingan malam sektor putri," kata unggulan pertama tersebut.

Pertandingan berlangsung ketat pada set pertama. Kedua pemain saling mematahkan servis di awal laga sebelum Sabalenka mendapatkan break krusial pada gim ke-11 yang membawanya merebut set pembuka.

Pada set kedua, Sabalenka tampil semakin dominan. Dalam posisi tertinggal 2-3, ia menyapu empat gim terakhir secara beruntun untuk mengunci kemenangan sekaligus mencatat kemenangan ketiga atas Osaka sepanjang tahun ini.

Di pertandingan lain, unggulan ke-28 asal Austria, Anastasia Potapova, gagal melanjutkan momentum setelah sebelumnya menyingkirkan juara bertahan Gauff. Potapova kalah dramatis dari sesama petenis Rusia, Anna Kalinskaya, dengan skor 6-4, 2-6, 7-6 (10/7).

Kalinskaya selanjutnya akan menghadapi petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalinska, yang melanjutkan kejutan dengan menundukkan harapan terakhir tuan rumah, Diane Parry, 6-3, 6-2.

"Dia salah satu pemain terbaik dunia. Sejujurnya tidak banyak yang mengenal saya, jadi ini akan menjadi tantangan besar seperti pertandingan-pertandingan lainnya di sini," ujar Chwalinska mengenai calon lawannya.

Meski Parry tersingkir, publik Paris tetap mendapat hiburan ketika sejumlah pemain Paris Saint-Germain yakni Ousmane Dembele, Desire Doue, Warren Zaire-Emery, dan Bradley Barcola melakukan parade trofi Liga Champions di lapangan setelah klub mereka meraih gelar kedua secara beruntun pada akhir pekan lalu.

Dari sektor putra, Berrettini melanjutkan kisah kebangkitannya setelah beberapa tahun terakhir dibayangi cedera. Finalis Wimbledon 2021 itu menaklukkan penakluk Jannik Sinner, yakni Juan Manuel Cerundolo, dengan skor 6-3, 7-6 (7/2), 7-6 (8/6).

Hasil tersebut membawa Berrettini ke perempat final Grand Slam pertamanya sejak US Open 2022. Saat ini ia menempati peringkat 105 dunia dan menjadi pemain dengan ranking terendah yang mencapai delapan besar Roland Garros sejak Igor Andreev pada 2007.

"Tenis adalah cinta dalam hidup saya. Kalau bukan, saya tidak mungkin terus kembali setelah begitu banyak kemunduran dan cedera," kata Berrettini yang tampil di Roland Garros untuk pertama kalinya sejak 2021.

Di tengah tersingkirnya Sinner dan Novak Djokovic, Berrettini menjadi satu dari hanya dua mantan finalis Grand Slam yang masih bertahan di undian putra bersama Alexander Zverev.

Pada babak berikutnya, Berrettini akan menghadapi rekan senegaranya, Matteo Arnaldi, yang menciptakan comeback luar biasa untuk mengalahkan Frances Tiafoe 7-6 (7/5), 6-7 (5/7), 3-6, 7-6 (7/3), 6-4 dalam duel maraton selama 5 jam 26 menit.

Arnaldi, yang kini berada di peringkat 104 dunia, sempat tertinggal dua break pada set keempat sebelum membalikkan keadaan. Pertandingan baru berakhir pukul 01.08 dini hari waktu setempat dan mengantarkannya ke perempat final Grand Slam pertama sepanjang karier.

Sementara itu, unggulan ke-10 asal Italia, Flavio Cobolli, juga memastikan tiket ke delapan besar usai mengalahkan Zachary Svajda dengan skor 6-2, 6-3, 6-7 (3/7), 7-6 (7/5).

Cobolli sempat kehilangan kendali setelah unggul 4-0 dan 5-1 pada set keempat, namun akhirnya mampu menutup pertandingan lewat tie-break. Ia pun mencapai perempat final Grand Slam kedua setelah sebelumnya menembus fase yang sama di Wimbledon Championships tahun lalu.

"Pertandingan tidak pernah benar-benar selesai. Hari ini saya hampir kehilangan kendali karena gugup. Saya senang, tetapi masih merasa tegang," ujar Cobolli.

Pada babak berikutnya, Cobolli akan menghadapi unggulan keempat asal Kanada, Felix Auger-Aliassime, yang tampil meyakinkan saat menundukkan petenis Cile, Alejandro Tabilo, 6-3, 7-5, 6-1 untuk mengamankan tempat di perempat final.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.