Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahas Laut Tiongkok Selatan, Marcos Jr Hubungi Menlu AS Marco Rubio

📅 Senin, 01 Jun 2026, 19:43 WIB | Oleh:
Bahas Laut Tiongkok Selatan, Marcos Jr Hubungi Menlu AS Marco Rubio Doc: Philippines Presidential Communications Office
Ket. Presiden Ferdinand Marcos Jr. melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, pada Senin (1/6).

ISTANBUL - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio membahas upaya perdamaian dan keamanan di Laut Tiongkok Selatan yang menjadi wilayah sengketa, dalam percakapan telepon pada Senin (1/6).

Menurut pernyataan kantor Presiden Marcos, keduanya membahas berbagai prioritas ekonomi dan keamanan bilateral, termasuk "upaya memajukan perdamaian dan keamanan di Laut Tiongkok Selatan."

Laut Tiongkok Selatan yang kaya sumber daya alam dan menjadi wilayah sengketa telah menyebabkan Filipina dan Tiongkok saling berbalas kritik terkait klaim maritim yang tumpang tindih.

Filipina merupakan salah satu sekutu militer tertua Amerika Serikat di kawasan Asia-Pasifik melalui perjanjian pertahanan bersama.

Kantor Marcos menyatakan kedua pihak juga membahas "prioritas regional dan ekonomi yang penting, serta masalah perdagangan bilateral."

Rubio menegaskan kembali "komitmen AS untuk mengembangkan Koridor Ekonomi Luzon dan menjajaki cara mengatasi tantangan energi di kawasan," menurut Departemen Luar Negeri AS.

Koridor Ekonomi Luzon merupakan inisiatif trilateral Amerika Serikat, Jepang, dan Filipina, berdasarkan keterangan Kedutaan Besar AS di Manila.

Inisiatif tersebut juga melibatkan sejumlah mitra, termasuk Australia, Kanada, Denmark, Prancis, Italia, Korea Selatan, Swedia, dan Inggris, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bersama, menciptakan lapangan kerja, memperkuat konektivitas, serta meningkatkan transportasi, logistik, energi, dan infrastruktur digital.

Secara terpisah, Penjaga Pantai Tiongkok pada Senin melakukan "patroli penegakan hukum" di perairan sebelah timur Taiwan sebagai respons terhadap "pengumuman sepihak Jepang dan Filipina mengenai pembicaraan penetapan batas maritim di wilayah tersebut," menurut laporan kantor berita Xinhua.

Dalam pernyataan bersama setelah pertemuan Presiden Filipina dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Tokyo pekan lalu, kedua negara sepakat memulai negosiasi formal mengenai penetapan batas maritim zona ekonomi eksklusif dan landas kontinen masing-masing.

"Kami mendesak Jepang dan Filipina segera menghentikan semua tindakan ilegal yang merusak kedaulatan, hak, dan kepentingan Tiongkok," kata Penjaga Pantai Tiongkok. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Final Asean Cup Bakal Meled...
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.