Polisi Tangkap Ratusan Orang saat Kericuhan Perayaan Kemenangan Gelar di Liga Champions

Minggu, 31 Mei 2026, 17:15 WIB

JAKARTA - Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions Eropa berujung kericuhan di sejumlah wilayah Prancis. Terutama di ibu kota Paris, Sabtu (30/5) malam waktu setempat.

Kementerian Dalam Negeri Prancis melaporkan sebanyak 416 orang diamankan di seluruh negeri. Dari jumlah tersebut, 283 orang ditangkap di Paris. Setelah bentrokan terjadi di tengah perayaan ribuan pendukung PSG yang turun ke jalan.

Ket. Foto: — Sumber: France 24

Aparat keamanan mengerahkan sekitar 22 ribu personel polisi di seluruh Prancis, termasuk 8 ribu petugas di Paris. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi gangguan keamanan selama perayaan kemenangan klub ibu kota tersebut.

Sejumlah insiden terjadi di kawasan Champs-Élysées dan sekitar Stadion Parc des Princes. Polisi menggunakan gas air mata setelah beberapa oknum suporter melemparkan kembang api ke arah petugas.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menyebut aksi kekerasan tersebut,tidak bisa diterima. Ia mengungkapkan tujuh anggota kepolisian mengalami luka-luka akibat kerusuhan.

“Kerusuhan ini benar-benar tidak dapat diterima,” kata Nunez, Sabtu malam waktu setempat, dikutip laman France 24.

Pihak berwenang melaporkan sedikitnya enam kendaraan dan dua tempat usaha mengalami kerusakan. Selain itu, sejumlah halte dan fasilitas umum turut menjadi sasaran vandalisme.

Meski demikian, sebagian besar pendukung PSG merayakan kemenangan tim mereka secara damai. Polisi memperkirakan sekitar 20 ribu orang memadati kawasan Champs-Élysées untuk merayakan keberhasilan PSG mempertahankan gelar Liga Champions.

PSG sebelumnya memastikan gelar Liga Champions kedua secara beruntun. Setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada laga final yang berlangsung di Budapest, Hungaria, Sabtu. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.