Dekranasda Banten Rangkul Pengusaha Muda Kenalkan Kuliner Khas Daerah

Kamis, 28 Mei 2026, 21:20 WIB

SERANG – Promosi kuliner lokal menjadi strategi penting dalam menggerakkan ekonomi daerah sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah persaingan industri makanan yang semakin modern dan global.

Kuliner khas tidak hanya memiliki nilai ekonomi melalui sektor pariwisata dan UMKM, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi budaya yang mampu menarik minat wisatawan.

Ket. Foto: Ilustrasi - Pelaku usaha menunjukkan produk bandeng presto yang tersertifikasi halal saat bazar UMKM di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Banten. — Sumber: ANTARA/ Putra M. Akbar.

Namun, agar mampu bersaing, pelaku usaha kuliner lokal perlu didorong meningkatkan kualitas produk, inovasi penyajian, standar higienitas, hingga pemasaran digital.

Dengan promosi yang lebih terintegrasi, kuliner lokal berpotensi menjadi motor pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat daerah.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Culinary Indonesia (HCI) daerah setempat untuk mempopulerkan kuliner berbahan dasar pangan lokal ke tingkat nasional hingga internasional.

Ketua Dekranasda Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni dalam keterangannya di Serang, Kamis (28/5), mengatakan kolaborasi dengan para pengusaha kuliner muda dan koki tersebut bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan pangan lokal asal Tanah Jawara pada sektor makanan dan minuman.

"Saya kedatangan para chef dan pengusaha yang tergabung dalam HCI. Ini terkait bagaimana food and beverage di Provinsi Banten memanfaatkan pangan lokal. Nanti juga akan diadakan kegiatan di bulan Agustus," ungkapnya.

Ia menjelaskan, para koki dan pengusaha muda tersebut memiliki komitmen kuat untuk memajukan UMKM bidang kuliner di Banten. Menurutnya, inovasi dan masukan dari para pelaku usaha kreatif ini sangat dibutuhkan untuk bersinergi dengan program-program Dekranasda.

Tinawati menegaskan bahwa kuliner dan pariwisata merupakan satu kesatuan utuh yang harus dibangun secara bersama-sama guna mendorong kemajuan Provinsi Banten.

"Koki muda ini bagian dari insan terkait pelaku usaha kreatif masa depan. Kuliner dan pariwisata harus kita bangun, kita kembangkan, dan kita perkenalkan kembali sampai tingkat internasional," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD HCI Provinsi Banten, Putri Rahma Febriani, menyatakan kesiapan nya untuk terus bersinergi dengan Dekranasda dalam membantu perkembangan industri kuliner daerah.

"Mudah-mudahan nantinya banyak program HCI yang bisa disinergikan dengan Dekranasda Provinsi Banten untuk membantu perkembangan kuliner dan pertumbuhan ekonomi," kata Putri.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.