Pemerintah Kota Surabaya Pastikan Stok Pangan Aman hingga Hari Lahir Pancasila

Rabu, 27 Mei 2026, 11:06 WIB

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan bahan pangan selama rangkaian libur panjang mulai dari Idul Adha 1447 Hijriah hingga Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila dalam kondisi aman dan mencukupi.

"Stok pangan di Kota Pahlawan juga dipastikan tetap terkendali dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa bulan ke depan," kata Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Muhammad Khusnul Amin di Surabaya, Selasa (26/5).

Ket. Foto: Petugas Pemkot Surabaya memantau harga kebutuhan bahan pokok di kota setempat. — Sumber: ANTARA

Kondisi tersebut, menurut dia, tercermin dari Indeks Kecukupan Pangan (IKP) Kota Surabaya pada Mei 2026 yang meningkat dibandingkan April 2026 menjadi 3,55 yang menunjukkan pasokan pangan di kota tersebut masih berada pada kategori aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Selain ketersediaan stok yang terjaga, kata dia, sejumlah harga komoditas pangan juga terpantau mengalami penurunan. Berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya pada minggu pertama hingga ketiga Mei 2026, beberapa komoditas diperkirakan menjadi penyumbang deflasi, di antaranya telur ayam ras, daging ayam ras, bawang putih, gula pasir, tomat, semangka, jeruk, anggur, kangkung, hingga ikan mujair.

"Dibandingkan April 2026, cabai rawit tercatat menjadi komoditas dengan penurunan harga terbesar pada Mei 2026. Kondisi tersebut turut membantu menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha," katanya.

Hingga saat ini belum ditemukan fenomena panic buying di tengah masyarakat. Berdasarkan pantauan di lapangan, warga cenderung membeli kebutuhan pangan sesuai keperluan rumah tangga, katanya menjelaskan. 

“Pembelian dalam jumlah besar lebih banyak dilakukan oleh pedagang atau pelaku usaha untuk kepentingan distribusi dan penjualan kembali. Kalau masyarakat umum sejauh ini belanja secukupnya, belum ada fenomena memborong bahan pokok secara berlebihan,” ujar dia.

Kondisi serupa juga terlihat saat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah Surabaya.

Menurut dia, masyarakat tetap berbelanja secara wajar tanpa melakukan penimbunan bahan pokok. Pembatasan pembelian hanya pernah diterapkan pada minyak goreng saat dijual dengan harga subsidi agar distribusinya merata dan tidak diborong.

Karena itu, Khusnul Amin menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian bahan pangan secara berlebihan. Selain distribusi pangan masih aman dan terkendali, pembelian dalam jumlah besar juga berisiko menimbulkan pemborosan hingga sampah makanan akibat bahan pangan yang rusak atau tidak terpakai.

“Masyarakat diimbau membeli kebutuhan pangan secukupnya sesuai kebutuhan rumah tangga. Pembelian dalam jumlah berlebihan justru berisiko menimbulkan sampah makanan karena bahan pangan tidak terpakai atau rusak sebelum dikonsumsi. Karena itu, masyarakat diminta berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan,” ujar dia.

Ia menambahkan, pemerintah terus melakukan pengawasan distribusi pangan di tengah dinamika global, seperti krisis di Timur Tengah dan penguatan dolar AS yang berpotensi mempengaruhi harga sejumlah komoditas impor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga bahan pokok tetap terjaga selama momentum Idul Adha.

“Masyarakat tidak perlu panik. Stok pangan aman dan pemerintah terus melakukan pemantauan agar kebutuhan pokok tetap terkendali,” katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.