Glasner Ingin Akhiri Era Emas Crystal Palace dengan Gelar Eropa
Rabu, 27 Mei 2026, 06:30 WIBLEIPZIG, JERMAN â Pelatih Oliver Glasner berharap dapat menutup masa kepelatihannya bersama Crystal Palace dengan akhir sempurna saat menghadapi Rayo Vallecano pada final UEFA Europa Conference League di Leipzig, Kamis (28/5) dini hari WIB.
Pertandingan itu akan menjadi laga terakhir Glasner di kursi pelatih Palace setelah dua tahun penuh pencapaian yang mengubah wajah klub asal London Selatan tersebut.
Sejak datang pada tahun 2024, pelatih asal Austria itu berhasil membawa Palace memasuki periode paling sukses dalam sejarah klub. Pada musim penuh pertamanya, Glasner mempersembahkan trofi pertama dalam 120 tahun sejarah Crystal Palace dengan menjuarai Piala FA.
Kesuksesan itu berlanjut pada awal musim ini ketika Palace menaklukkan Liverpool di ajang Community Shield. Kini, Glasner berpeluang menorehkan sejarah baru dengan menghadirkan gelar Eropa pertama bagi klub.
Kemenangan di final juga akan memastikan Palace tampil di Liga Europa musim depan, setahun setelah hak mereka bermain di kompetisi tersebut dicabut UEFA akibat aturan kepemilikan multi-klub.
Glasner sebenarnya telah mengumumkan pada Januari lalu bahwa dirinya akan meninggalkan Palace setelah kontraknya berakhir di akhir musim. Keputusan itu disebut-sebut berkaitan dengan ketidakpuasannya terhadap kebijakan transfer klub.
Situasi tersebut mengingatkan pola karier Glasner sebelumnya di Wolfsburg dan Eintracht Frankfurt: meraih sukses besar, berselisih dengan petinggi klub, lalu pergi dalam waktu singkat.
Musim ini Palace sempat terpuruk dengan catatan 12 pertandingan tanpa kemenangan hingga Februari. Tekanan terhadap Glasner pun meningkat, terlebih setelah komentarnya yang meminta suporter untuk âtetap rendah hati dan jangan lupa dari mana kalian berasalâ menuai reaksi negatif.
Namun Ketua Klub Palace, Steve Parish, tetap memberikan dukungan penuh kepada sang pelatih.
Kepercayaan itu kini terbayar. Glasner sukses membawa Palace mencapai final Eropa pertama dalam sejarah klub.
Rekam jejak Glasner di kompetisi sistem gugur memang mengesankan. Ia sebelumnya membawa Frankfurt menjuarai Liga Europa 2022 dan mencapai final Piala Jerman setahun kemudian.
Dalam wawancara bersama UEFA, Glasner menyebut kemenangan atas Rayo Vallecano akan menjadi penutup ideal dalam perjalanannya di Selhurst Park.
âSaya akan merasa gagal jika tim menurun setelah pengumuman kepergian saya, karena saya mengatakan kepada mereka bahwa mereka tidak perlu bermain demi seorang pelatih,â ujar Glasner.
âIni akan menjadi akhir yang sempurna. Saat menonton film atau membaca buku, Anda selalu berharap ada akhir yang bahagia. Mengakhiri perjalanan lebih dari dua tahun ini dengan trofi lain, sekaligus gelar Eropa pertama dalam sejarah Crystal Palace, akan menjadi sesuatu yang luar biasa.â
Di sisi lain, Rayo Vallecano juga datang dengan motivasi besar. Klub asal Madrid itu hanya terpaut satu poin dari Getafe di klasemen La Liga dan gagal lolos ke Conference League melalui jalur liga.
Namun kemenangan di final akan membawa Rayo tampil di Liga Europa untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka.
Rayo melangkah ke final usai menyingkirkan Strasbourg di semifinal. Menariknya, Palace sebelumnya justru kalah 1-2 dari Strasbourg pada fase grup.
Meski demikian, Glasner menilai Rayo memang pantas berada di final.
âSemua tim yang mencapai semifinal layak bermain di final karena mereka tampil sangat baik di kompetisi ini, dan Vallecano juga demikian,â katanya.
âMereka sangat cepat dalam transisi permainan, memiliki pemain sayap yang eksplosif, dan selalu mampu mencetak gol.â
Final di Leipzig pun menjadi kesempatan terakhir Glasner untuk meninggalkan warisan yang mungkin sulit dilupakan publik Selhurst Park, seorang pelatih yang membawa Crystal Palace memasuki era emas singkat, tetapi bersejarah.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Transformasi Pembayaran Daerah, 267 Pemda Gunakan Kartu Kredit Indonesia
-
Puncak Arus Balik 24–25 Maret 2026. ASDP Ambon Tambah Jam Layanan Penyeberangan.
-
Jarak Pandang Hanya 10 Meter! Jalur Puncak Dikepung Kabut Tebal, Pemudik Balik Wajib Waspada
-
Liga Conference: Crystal Palace Ukir Sejarah Melaju ke Final untuk Tantang Rayo Vallecano
-
Produksi Sampah di Kapuas Selama Lebaran Turun 3,81 Persen
-
Hembusan Abu Vulkanik Kawah Aktif Gunung Lewotobi Mencapai 1,2 km
-
Spotify Rilis Fitur SongDNA, Cara Baru Ngulik Lagu Sampai ke Akar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.