Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo: Bersih Sungai Jadi Gerakan Ubah Perilaku Masyarakat.
Senin, 25 Mei 2026, 05:30 WIBWali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyatakan kerja bakti bersih-bersih sungai tidak hanya sekadar membersihkan fisik sungai, tapi bagian dari rekonstruksi sosial untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dan lingkungan.
"Pada prinsipnya ini tidak hanya makna secara fisik sungainya bersih, tapi mengubah perilaku masyarakat itu menjadi lebih penting," kata Wali Kota Hasto Wardoyo di sela memantau kerja bakti bersih Sungai Code di sekitar Dam Tungkak Yogyakarta, Minggu.
Terlebih, lanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta sedang menggalakkan rekonstruksi sosial, mengubah perilaku masyarakat yang semula ringan tangan membuang sampah ke sungai, menjadi sadar untuk tidak lagi membuang ke sungai.
"Saya kira mahasiswa menjadi agent of change (agen perubahan) yang nantinya bisa kampanye besar-besaran dan mengajak masyarakat untuk mengubah perilakunya," kata Hasto Wardoyo.
Dia mengatakan Pemkot Yogyakarta sudah ada gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS) yang melibatkan juru pilah sampah (jumilah). Harapannya mereka bersama para lurah di wilayah menggerakkan masyarakat di bantaran untuk membersihkan sungai.
Bahkan Hasto mengingatkan para lurah bahwa sungai bersih, rumput dan sampah harus dibersihkan menjadi tanggung jawab wilayah.
Pemkot Yogyakarta, kata dia, juga melakukan kegiatan susur Sungai Code beberapa hari lalu untuk memantau kondisi sungai, sebagai bagian dari penataan sungai di wilayah Kota Yogyakarta.
Hasto mengatakan Pemkot Yogyakarta juga memiliki program penataan sungai dengan Konsep Mundur Munggah Madhep Kali (mundur, naik dan menghadap ke sungai), dengan harapan ke depan sepanjang Sungai Code bisa diakses kendaraan mobil.
"Kami sedang menggalakkan Program Mundur, Munggah, Madhep Kali. Dengan cara begitu, maka rumah tidak ada yang membelakangi sungai, kotoran tidak ada yang ke sungai. Kalau ada kebakaran, ada emergency yang harus dijangkau, bisa dijangkau (mobil)," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan, TPA Antang Dibangun dengan Sistem Sanitasi Landfill.
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
DPRD Jabar Dukung Opsi Pemkot Bandung untuk Pengadaan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan
-
Buang Sampah Sembarangan, Pedagang Pasar Angke Bakal Ditindak Tegas
-
Menko Zulhas Tegaskan Sanksi Sampah Open Dumping, Masyarakat Akan Diberi Insentif Lewat Sistem Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.