Rekor Baru! Sebanyak 275 Pendaki Capai Puncak Everest dalam Satu Hari

Jumat, 22 Mei 2026, 05:15 WIB

Kathmandu - Otoritas Nepal mencatat rekor baru jumlah pendaki yang berhasil mencapai puncak Gunung Everest dalam satu hari dari jalur selatan Nepal, dengan perkiraan mencapai sekitar 275 orang pada Rabu (20/5).

Gunung tertinggi di dunia dengan ketinggian 8.849 meter itu dapat didaki melalui jalur selatan di Nepal maupun jalur utara di Tibet, Tiongkok. Namun, otoritas Tiongkok menutup jalur pendakian dari wilayah Tibet pada musim ini.

Ket. Foto: Pemandangan Gunung Qomolangma pada ketinggian 7.028 meter di atas permukaan laut (Mdpl), di perbatasan Nepal dan China, Senin (11/52020). Karena letaknya di perbatasan, Gunung Everest yang merupakan gunung tertinggi di dunia tersebut banyak memiliki nama diantaranya Gunung Qomolangma (dalam bahasa Tibet) dan Gunung Sagarmatha (dalam bahasa Nepal). — Sumber: Antara

Departemen Pariwisata Nepal menyebut jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi pendakian harian dari sisi Nepal, meski pada 2023 jumlah pendaki yang mencapai puncak Everest dari kedua sisi tercatat lebih tinggi.

Juru bicara Departemen Pariwisata Nepal Himal Gautam mengatakan data resmi masih akan diverifikasi sebelum sertifikat pendakian diterbitkan.

“Ini adalah jumlah pendaki terbanyak dalam satu hari sepanjang sejarah ekspedisi Gunung Everest yang mencapai puncak Everest,” ujar Gautam kepada AFP.

Ia menjelaskan proses verifikasi dilakukan melalui pengecekan foto serta laporan dari perusahaan ekspedisi dan pemandu pendakian.

Booming pendakian gunung menjadikan aktivitas mountaineering sebagai bisnis yang sangat menguntungkan di Nepal sejak pendakian pertama Everest oleh Edmund Hillary dan Tenzing Norgay Sherpa pada 1953.

Pada musim pendakian tahun ini, Nepal telah menerbitkan rekor 492 izin pendakian Everest. Sebuah “kota tenda” juga berdiri di kaki gunung untuk para pendaki dan staf pendukung.

Sejak dimulainya musim pendakian musim semi bulan lalu, sekitar 600 orang termasuk pendaki dan staf pendukung telah berhasil mendaki Everest.

Lonjakan jumlah pendaki kembali memunculkan kekhawatiran soal kepadatan di jalur pendakian Everest, terutama jika cuaca buruk memperpendek waktu pendakian yang tersedia.

Musim pendakian Everest diperkirakan berakhir pada pekan pertama Juni 2026.

  • Gunung Everest

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.