Menekraf Perkuat Konten Lokal ke Pasar Global dengan iQIYI

Kamis, 21 Mei 2026, 17:33 WIB

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, berupaya memperkuat pengembangan konten lokal di subsektor film, animasi, video dan konten digital untuk menembus pasar global dengan menjajaki kolaborasi bersama platform hiburan asal Tiongkok, iQIYI.

“Kementerian Ekraf ingin Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang bertumpu pada inovasi, kreativitas, dan kekuatan cerita lokal. Penjajakan kemitraan dengan platform global seperti iQIYI mampu membuka peluang supaya karya anak bangsa bisa menjangkau audiens yang lebih luas sekaligus memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia,” jelas Menteri Ekraf dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (21/5).

Ket. Foto: Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi iQIYI di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (20/5). — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif

Audiensi dengan iQIYI membahas tentang peningkatan kapasitas talenta dan distribusi karya kreatif ke tingkat global. Diskusi juga berfokus pada peluang kolaborasi dalam pengembangan konten berkualitas, akses pasar global, dan potensi kemitraan dalam acara seperti World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.

Menteri Ekraf menegaskan bahwa transformasi industri kreatif di Indonesia harus dibangun melalui kolaborasi lintas negara dan industri, sehingga Indonesia tidak sekadar menjadi pasar, tetapi juga produsen konten lokal yang kompetitif di tingkat global.

Dengan begitu, peran Kementerian Ekraf bisa memberi dampak besar terhadap penciptaan lapangan kerja berkualitas, pertumbuhan industri kreatif secara berkelanjutan, serta penguatan identitas kreatif Indonesia bisa menjadikan ekonomi kreatif sebagai pilar ketangguhan bangsa.

"Ekonomi kreatif itu the new engine of growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia. Maka, Kementerian Ekraf siap menjajaki kerja sama yang tidak hanya menghadirkan investasi, tetapi juga transfer pengetahuan dan peningkatan kualitas storytelling berbasis local content melalui platform seperti iQIYI,” ujarnya.

iQIYI merupakan perusahaan platform hiburan digital dan layanan video streaming asal Tiongkok berbasis film, serial drama, variety show, anime, hingga konten orisinal yang memperkuat ekosistem hiburan Asia, dengan fokus pada Chinese Drama atau Chinese Content.

Demi memperkuat penetrasi pasar di Indonesia, iQIYI juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan lokal seperti Maxstream (Telkomsel) dan Vision+ untuk produksi konten lokal.

Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam memaparkan komitmen terkait penguatan ekspansi penonton hiburan di Indonesia melalui pengembangan konten lokal, kolaborasi produksi, hingga peningkatan investasi jangka panjang untuk industri kreatif.

Dengan demikian, iQIYI bisa menjadi penghubung konten maupun budaya antara Tiongkok dan Indonesia.

“Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat dinamis dengan basis penonton yang kuat dan talenta kreatif yang menjanjikan. Kami ingin menjadi jembatan kolaborasi budaya dan industri, menghadirkan lebih banyak produksi lokal, membuka peluang kerja sama dengan rumah produksi Indonesia, serta mendukung pertumbuhan industri kreatif yang berkelanjutan,” ungkap Dinesh Ratnam. Ant

  • konten lokal

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.